Irigasi Noman Baru Jadi Objek Wisata Dadakan

Keberadaan irigasi yang berada di dusun VII Desa Noman Baru Kecamatan Rupit menjadi tempat wisata baru bagi anak sekolah dan masyarakat. (foto-sunardi/koransn.com)

Muratara, KoranSN

Meski belum rampung sepenuhnya, pembangunan irigasi di Dusun VII Desa Noman Baru, Kecamatan Rupit, Kabupaten Muratara mendadak diserbu masyarakat. Irigasi ini menjadi objek wisata dadakan warga karena panorama di sekelilingnya masih tampak asri dan alami.

Pjs Kepala Desa (Kades) Noman Baru Erwandi membenarkan bahwa irigasi yang berada di wilayahnya itu baru dibangun dan hampir selesai. Dan setiap hari memang sudah banyak pengunjung nya apalagi pada hari minggu mayoritas pengunjungnya anak-anak sekolah, mereka bermain air sambil melihat pemandangan yang masih asri dan alami.

“Pengunjung memang masih dari masyarakat Noman Baru saja, tapi sudah mulai berdatangan dari masyarakat tetangga untuk melihat langsung irigasi yang baru dibagun itu. Sedangkan yang menjadi pendukungnya panorama di sekeliling masih asri dan alami,” ungkapnya, Selasa (14/11/2017).

Baca Juga :   Server Rusak, Wajib Pajak Tak Bisa Dilayani

Erwandi menjelaskan, irigasi tersebut sangat layak dijadikan objek wisata, sebab mudah dijangkau karena tidak jauh dari pemukiman masyarakat bahkan berada disekitar akses jalan lintas sumatera. Keamanannya juga terjamin karena tidak jauh dari Polsek Rupit.

“Hanya saja di tempat itu belum ada tempat istirahat, insya Allah di tahun 2018 nanti akan kita usulkan, agar pengunjung lebih betah dan nyaman serta dapat menikmati keindahan alam,” ujarnya.

Sementara, Hudi warga Desa Noman Baru, menilai, lokasi irigasi itu sangat bagus untuk dikunjungi. Selain jaraknya tidak jauh, suasana nya masih sangat alami disertai ada air terjun yang dibuat melalui irigasi, persawahan, juga di sekitarnya ada perbukitan.

“Namun sangat di sayangkan tempat ini belum ada bangunan seperti pondok-pondok tempat beristirahat, jika itu di bangun saya yakin akan lebih banyak lagi masyarakat yang mendatanginya apalagi saat berlibur,” katanya.

Baca Juga :   Hotel Griya Sintesa Muara Enim, Hunian Nyaman dengan Perpaduan Unsur Alam

Ia berharap, tempat ini dapat di kelola dan dikembangkan, baik oleh pemerintah desa, pemerintah kecamatan maupun pemerintah kabupaten, karena ini salah satu aset daerah yang harus di manfaatkan.

“Jika itu di kelola dengan baik, mungkin dari pengunjung bisa diminta retribusi parkir untuk pemasukan daerah,” pungkasnya. (snd)

Infografis Lembaga Penyalur LPG di Sumsel

Sosialisasi Penukaran Uang Peringatan Kemerdekaan 75 Republik Indonesia

Publisher : Imam Ndn

Lihat Juga

Herman Deru: Saatnya Kita Berbuat Nyata Untuk Kelestarian Alam

OKUT, KoranSN Gubernur Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), H Herman Deru mengatakan, momentum peringatan Hari Lingkungan …