Iskandar Bantah Isu Abaikan Pantai Timur

H Iskandar SE.FOTO-DOC/MANISO/KORANSN.

Kayuagung,koranSN
Maraknya isu di sosial media yang menyebutkan kepala daerah mengabaikan kawasan Pantai Timur Kabupaten OKI dibantah Bupati OKI H Iskandar SE. Bantahan itu disampaikannya di hadapan camat, puluhan Kades dan ratusan warga Kecamatan Tulung Selapan. Kata bupati yang kemarin menyerahkan SK ADD dan DD di halaman Kantor Camat Tulung Selapan, akhir-akhir ini media sosial gencar membicarakan dirinya terkesan menganak tirikan Pantai Timur yang meliputi 5 kecamatan yakni Tulung Selapan, Pangkalan Lampam, Air Sugihan, Cengal dan Sungai Menang.

Maksud mengabaikan Pantai Timur yakni bupati terkesan tak peduli dengan kerusakan parah jalan poros menuju Tulung Selapan yang melintasi Kecamatan Pampangan dan Pangkalan Lampam. Isu itu kata bupati disebabkan karena faktor politik karena sekarang kan memasuki tahapan Pilkada OKI. “Camat dan Kades saya himbau tak terpengaruh dengan provokatif di media sosial dan dunia maya, karena sekarang suhu politik di OKI mulai memanas,” ujarnya. Kerusakan jalan bukan saja terjadi di Kabupaten OKI namun juga hampir di seluruh daerah do Sumsel bahkan nasional.

Baca Juga :   Datang ke OKI, Anak dari Ogan Ilir Ingin Ikut Festival Alex Noerdin Cup

Kata bupati, kerusakan jalan cenderung disebabkan tingginya curah hujan selama 2 tahun ini. Kerusakan kian parah karena jalan dilintasi kendaraan mengangkut material pembangunan desa dan hasil perkebunan milik perusahaan dan warga. Janjinya, saat ini proyek perbaikan jalan sedang tender dan selanjutnya akan dilakukan perbaikan.

“Pola pembangunan jalan yang Pemkab OKI lakukan sekarang yakni berkualitas dan tidak rusak dalam setahun. Jadi volume yang dibangun selama 2 tahun saya jadi bupati memang kecil,”ujarnya. Namun diakuinya, pembangunan jalan memang tersendat karena APBD OKI setiap tahun tersedot ADD yang besar. Kemarin, giliran bupati menyinggung pembangunan jalan tersebut yang telah dilakukan tahun 2014 lalu. Katanya, pelaksana proyek kurang memperhatikan kualitas sehingga jalan rusak dalam waktu tak sampai 1 tahun. “Benar kan Pak Kades,”tanya bupati di hadapan 58 Kades yang hadir. Mayoritas Kades membenarnya pernyataan bupati tersebut. (iso)

Baca Juga :   50 Ha Lahan di Tulung Selapan Terbakar
Infografis Lembaga Penyalur LPG di Sumsel

Sosialisasi Penukaran Uang Peringatan Kemerdekaan 75 Republik Indonesia

Publisher : Alwin

Avatar

Lihat Juga

JMSI Sumsel Siap Jadi Mitra Pembangunan di Bumi Sriwijaya

Kayuagung, KoranSN Wakil Bupati (Wabup) Ogan Komering Ilir (OKI) HM Dja’far Shodiq menerima audiensi pengurus …