Jadi Hacker, Yaser & Rikki Mantan Mahasiswa di Palembang Serang Bank BUMN Lalu Kuras Uang Rp 1,6 M





Ilustrasi. (foto-net)

Palembang, KoranSN

Yaser Anggita (24), warga Tulung Selapan OKI dan Rikki Fernando (23), warga Palembang yang ditangkap Direktorat Tindak Pidana Cyber Bareskrim dan Subdit Cyber Ditreskrimsus Polda Sumsel dalam kasus bobol bank BUMN, dalam aksinya ternyata tersangka menjadi hacker menguras uang bank senilai Rp 1,6 miliar.

Dari informasi dan penelusuran Suara Nusantara, Yaser Anggita dan Rikki Fernando merupakan lulusan salah satu Universitas Teknik di Kota Palembang, dan keduanya memang sudah berteman sejak di bangku kuliah.

Dalam melancarkan aksi pembobolan salah satu bank BUMN tersebut, dilakukan kedua tersangka dengan cara menggunakan aplikasi transaksi online lalu tersangka meng-hacker server bank kemudian mengacau server tersebut. Setelah itu, tersangka barulah memindahkan saldo bank ke rekening pibadi tersangka.

Adapun modus tersangka dalam memindahkan saldo uang bank tersebut yakni dengan membagi peran, dimana satu tersangka mengacau server bank yang dihacker. Sedangkan satu tersangka lagi berperan memindahkan saldo uang bank ke rekening tersangka dengan menekan klik pada aplilkasi transaksi sebanyak ribuan kali.

Dimana setiap pelaku menekan satu kali tombol klik maka uang saldo bank dengan nominal bervariasi yakni sekitar Rp 16 juta otomatis pindah ke rekening tabungan tersangka. Akibat kejadian tersebut, tersangka Yaser Anggita dan Rikki Fernando berhasil menguras uang bank yang nominalnya mencapai Rp 1,6 miliar.

Baca Juga :   2 Bocah Terseret Arus Sungai Kelingi Lubuklinggau

Usai berhasil membobol uang bank kemudian kedua tersangka menggunakan uang tersebut untuk membeli mobil, gedung sarang walet dan perhiasan. Sementara korban yakni salah satu bank BUMN yang berkantor di Jakarta kaget saat mengetahui saldo bank senilai Rp 1,6 miliar raib, sehingga pihak bank membuat laporan pengaduan ke Bareskrim Polri.

Menindaklanjuti laporan tersebut, penyidik Direktorat Tindak Pidana Cyber Bareskrim Polri melakukan penyelidikan hingga diketahui identitas tersangkanya, yakni Yaser Anggita dan Rikki Fernando dan keduanya saat itu termonitor berada di kawasan Sumsel.

Dari itulah Bareskrim Polri langsung berkoordinasi dengan Polda Sumsel, dan akhirnya dikerahkan penyidik Subdit Cyber Ditreskrimsus Polda Sumsel untuk menyelidiki keberadaan tersangka Yaser Anggita dan Rikki Fernando hingga akhirnya penyidik Polda Sumsel mengetahui keberadaan kedua tersangka sedang berada di Kota Palembang.
Setelah mengetahui lokasi kedua tersangka, barulah Direktorat Tindak Pidana Cyber Bareskrim Polri melakukan penangkapan dengan diback-up Subdit Cyber Ditreskrimsus Polda Sumsel.

“Kedua tersangka ditangkap di lokasi berbeda, yakni di salah satu kosan di Pakjo Palembang dan di kawasan Boombaru Palembang,” ungkap Kasubdit Cyber Ditreskrimsus Polda Sumsel, Kompol Adi Setiawan, Rabu (11/9/2019).

Masih dikatakan Adi, jika dalam penangkapan kedua tersangka tersebut di Kota Palembang pihaknya hanya bersifat memback-up penyidik dari Direktorat Tindak Pidana Cyber Bareskrim Polri.

Baca Juga :   Transaksi Dengan Petugas Menyamar, Badar Ganja Diringkus

“Jadi kita hanya memback-up saja. Usai penangkapan, kedua tersangka langsung dibawa ke Mabes Polri,” ujarnya.

Dilanjutkan Adi, adapun bank yang dibobol oleh kedua tersangka berlokasi di Jakarta. Dari itulah dalam tahapan penyelidikan dan penyidikan semuanya dilakukan oleh Bareskrim Mabes Polri.

“Kalau untuk nama bank yang dibobol kedua tersangka kami tidak tahu, sebab kami kan hanya memback-up penangkapan saja. Namun yang jelas bank tersebut merupakan salah satu bank BUMN di Jakarta,” tandasnya.

Diberitakan sebelumnya, Bareskrim Mabes Polri diback-up Polda Sumsel melakukan penangkapan dua tersangka pembobol salah satu bank BUMN hingga membuat bank tersebut mengalami kerugian miliaran rupiah.

Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Pol Supriadi melalui Kasubdit Penmas AKBP Ali Ansori, Selasa (10/9/2019) membenarkan penangkapan kedua tersangka tersebut. Dimana keduanya dibekuk Direktorat Tindak Pidana Cyber Bareskrim Polri yang diback-up Polda Sumsel.

“Benar ada penangkapan kedua tersangka tersebut, usai ditangkap kedua tersangka langsung dibawa ke Bareskrim Polri guna pemeriksaan lebih lanjut,” ungkap AKBP Ali Ansori. (ded)

Publisher : Awid Durrohman

Lihat Juga

Kadis Perpustakaan Lahat Mangkir dari Panggilan Jaksa Penyidik.

Lahat, KoranSN Kepala Dinas Perpustakaan Kabupaten Lahat Elfa Edison mangkir dari panggilan Jaksa Penyidik Kejaksaan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.