Jadi Tersangka Dugaan Perambahan Lahan dan TPPU, Mularis Djahri Ditahan Polda Sumsel









Sedangkan Kepala Dinas Perkebunan Sumsel, Agus Darwa yang juga hadir pada rilis pengungkapan dugaan kasus tersebut mengatakan, sebenarnya PT LPI dan PT CT sama-sama sudah memiliki izin HGU dan kedua perusahaan tersebut memiliki perbedaan dalam komoditasnya, dimana PT LPI komoditasnya tebu dan PT CT komoditasnya kelapa sawit.

“Hanya saja, dalam pelaksanannya PT CT melampaui lahan HGU nya, yakni menggunakan lahan PT LPI,” ungkapnya.

Kemudian Kepala Kanwil Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Sumsel Babel, Romadhaniah mengungkapkan, kolaborasi dalam pengungkapan dugaan tindak pidana perkebuan tersebut merupakan implementasi dari MoU Kementrian Keuangan.

Baca Juga :   Alex Noerdin dan Dodi Reza Qurban Dua Sapi

“Sebab, ada beberapa bidang lahan yang belum membayar PBB. Sebab seperti kita ketahui kalau PBB tersebut ada dana bagi hasil ke pemerintah daerah untuk meningkatkan PAD. Untuk itulah kolaborasi pengungkapan dugaan kasus ini merupakan kerjasama yang luar biasa,” pungkasnya. (ded)





Bagikan :

Publisher : Apriandi

Lihat Juga

DPR RI Sebut Kerja Cerdas Kejagung Berhasil Tangkap Surya Darmadi Buronan Korupsi Rp78 Triliun

Jakarta, KoranSN Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Adies Kadir memuji setinggi langit atas kinerja …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.