Jalan Noerdin Panji Bakal Dipenuhi Pohon Kelengkeng



Harrey Hadi. (foto-reigan/koransn.com)

Palembang, KoranSN

Guna memenuhi target untuk mencukupi kuota 30 persen kebutuhan Ruang Terbuka Hijau (RTH) di wilayah perkotaan, Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang bakal merencanakan menghijaukan di sepanjang Jalan Noerdin Panji Kecamatan Sukarami Palembang.

Akses jalan baru menuju Bandara SMB II yang dulunya dikenal dengan nama Jalan Kebun Sayur ini, konsep penghijauannya direncanakan akan ditanami pohon kelengkeng.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Penelitian dan Pengembangan (Bappeda Litbang) Pemkot Palembang, Harrey Hadi mengatakan, memang rencana penghijauan disepanjang Jalan Noerdin Pandji akan ditanami pohon buah kelengkeng.

Menurutnya, tanaman jenis buah-buahan ini dipilih, lantaran tidak sulit untuk ditanam dan mudah beradaptasi terhadap lingkungan.

Baca Juga :   Gubernur Lepas Tim Kesebelasan Road To Final Biskuat Academy 2019

“Panjang jalannya sekitar 4 km, jadi diperkirakan membutuhkan sebanyak 15500 bibit pohon kelengkeng,” ungkap Harrey Hadi saat dikonfirmasi, Minggu (22/10/2017)

Dikatakannya, untuk merealisasikan perencanaan penghijauan ini sedang dalam tahapan proses mencari pihak ketiga atau Corporate Social Responsibility (CSR) dari pihak, BUMD, dan pihak swata. Dikarenakan untuk mengandalkan dana APBD, anggaran sangat terbatas. Sehingga dimaksimalkan anggaran dari pihak ketiga tersebut.

“Saat ini kita masih meminta bantuan dana CSR dari PLN. Untuk diketahui dana APBD kita sekarang ini sudah terbatas. Selain rencana RTH, tata ruang untuk perumahan juga harus diperhatikan, dalam hal ini harus menyediakan tempat untuk taman.

Baca Juga :   Menpar: Peluncuran HBD di Palembang Bersamaan Asian Games

Termasuk juga space di bawah Light Rail Transit (LRT) juga akan dibuat taman,” ujarnya.

Meskipun demikian, lanjut Harrey, target untuk memenuhi kouto RTH sebanyak 30 persen dan tentunya sesuai dengan amanat Undang-Undang Nomor 26 Tahun 2007 tentang Penataan Ruang. RTH minimal 30 pesen dari luas wilayah. Dimana, RTH di setiap kota memiliki tiga fungsi utama, yaitu fungsi ekologis, sosial ekonomi dan evakuasi.

“Kita yakin akan tercapai target ini. Sementara ini kurang lebih RTH yang dimiliki Palembang sudah mencapai 20-25 persen. Melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan dan Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan akan melakukan itu,” tandasnya. (rgn)







Publisher : Awid Durrohman

Lihat Juga

Kanwil Kemenkumham Sumsel Lakukan Sosialisasi Pendaftaran Merek Kolektif

Palembang, KoranSN Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Sumatera Selatan menyosialisasikan pendaftaran …

error: Content is protected !!