Jalan OKI-Banyuasin Nyaris Putus

JALAN RUSAK – Tampak mobil yang terjebak di dalam lubang akibat kondisi jalan yang rusak di jalan penghubung antara Kecamatan Pangkalan Lampam OKI dengan Kecamatan Rambutan Banyuasin. (Foto-Maniso/Koransn)

Kayuagung, KoranSN

Jalan milik Provinsi yang merupakan penghubung antara Kecamatan Rambutan Banyuasin dengan Kecamatan Pangkalan Lampam Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) nyaris putus lantaran kerusakan jalan yang cukup parah.

Kondisi jalan diperparah dengan musim penghujan seperti sekarang ini. Jika ada mobil yang terjebak di jalan yang berlubang hingga 1,5 meter, maka untuk menuju ke Palembang, kendaraan dari Kecamatan Tulung Selapan dan Pangkalan Lampam harus memutar haluan melalui Kecamatan SP Padang.

Jelas ini memakan waktu yang cukup lama, karena biasanya untuk menuju ke Palembang harus menempuh perjalanan selama 2 jam. Maka sekarang warga harus bersabar dengan jauhnya perjalanan selama hampir 5 jam. Untuk itu, warga meminta agar Pemerintah Provinsi Sumsel segera memperbaiki jalan tersebut.

Baca Juga :   Edhy Prabowo Tinjau Longsor di Desa Beringin Jaya

Subha (40) sopir bus AKAP jurusan Pangkalan Lampam-Jakabaring Palembang mengaku,  kerusakan jalan sudah terjadi sejak awal tahun 2017 lalu. Namun saat itu kerusakan jalan hanya berupa lubang-lubang kecil yang tidak sulit untuk dilalui.

“Tapi sekarang kondisinya seperti itu, kendaraan cukup sulit untuk melalui lubang berlumpur yang kedalamannya sampai 1,5 meter,”ujar Subha, Minggu (2/4/2017). Menurutnya, Sabtu (1/4/2017) kemarin ada mobil angkutan yang terjebak di dalam lubang sehingga kendaraan lain tidak bisa melintas.

“Saat ke Palembang semua kendaraan bisa lewat, tapi sewaktu pulang ada kendaraan yang terjebak di dalam lubang. Ya terpaksa kami memutar arah lewat jalan Jejawi dan SP Padang,”terangnya seraya mengatakan, untuk melewati SP Padang jarak tempuhnya selama hampir 5 jam.

Baca Juga :   DBD Kian Menyerang Warga Penukal Utara

Sementara menurut Ujang  warga setempat, kerusakan jalan terjadi akibat banyaknya kendaraan yang mengangkut alat berat melintas melalui jalur tersebut.

“Banyak alat berat yang lewat. Selain itu truk-truk overtonase bermuatan tanah timbunan juga hilir mudik di jalan tersebut. Jadi akibatnya seperti itu, kita sebagai masyarakat tidak bisa berbuat banyak, untung ada warga yang berjaga di lokasi untuk memperbaiki dengan peralatan seadanya,”bebernya. (iso)

Infografis Lembaga Penyalur LPG di Sumsel

Sosialisasi Penukaran Uang Peringatan Kemerdekaan 75 Republik Indonesia

Publisher : Apriandi

Avatar

Lihat Juga

Pelajari Retribusi Menara Telekomunikasi, DPRD Prabumulih Kunker OKU Timur

Martapura, KoranSN Komisi III DPRD Kota Prabumulih melakukan kunjungan kerja (Kunker) ke Dinas Komunikasi dan …