Hati-hati! Jalan Penghubung Kelurahan di Empat Lawang Longsor

Tampak salah seorang pengendara yang melintas di lokasi longsor. (foto/Fahlevi)
Tampak salah seorang pengendara yang melintas di lokasi longsor. (foto/Fahlevi)

Empat Lawang, KoranSN

Jalan penghubung Kelurahan Kelumpang Jaya dengan Kelurahan Jaya Loka Kecamatan Tebing Tinggi nyaris putus, akibat hampir setengah badan jalan tertimbun longsor. Informasi yang dihimpun SN, Senin (21/3/2016), longsor disebabkan curah hujan yang tinggi dan terus menerus.

Sam, warga Kelumpang Jaya, mengeluhkan kondisi jalan penghubung yang sering longsor, bahkan di jalan penghubung tersebut terkesan tidak terawat, seperti dipinggir jalan yang ditumbuhi oleh semak belukar yang sampai ke jalan.

“Mano sering longsor, kayak dak terawat pulo, rumput liar yang sampai kejalan, kami minta kepada pihak terkait segera menindak lanjuti jalan ini, apalagi ini jalan kabupaten,” keluhnya, kemarin.

Warga Kelurahan Kelumpang Jaya lainnya, Dadang (21) mengatakan, longsor sudah terjadi dalam satu bulan terakhir. Warga menggunakan jalan tersebut sebagai jalan utama penghubung Kelurahan Kelumpang Jaya dengan Talang Gunung Kelurahan Jaya Loka.
Ia mengatakan, di lokasi jalan longsor tersebut kerap terjadi terjadi kecelakaan, karena kondisi jalan yang menanjak tinggi, berliku dan sempit.

“Apalagi saat musim hujan, jalan menjadi sangat licin, belum lagi berliku dan menanjak. Bulan lalu ada mobil box yang kecelakaan. Kronologisnya saat mobil melintas dari arah Talang Gunung menuju ke Kelurahan Kelumpang Jaya dengan kecepatan sedang melintasi jalan tersebut. Karena kondisi jalan yang menikung dan menurun, sopir mobil tidak mengetahui kalau ada longsor, ketika mobilnya berbelok, didapati jalan sudah longsor, kemudian langsung mengerem, namun apa daya karena jalan menurun, mobilnya tidak dapat dihentikan lagi dan nyungsep pada sisi jalan lainnya,” bebernya.

Sementara itu, Lurah Kelumpang Jaya Khairil Anwar mengatakan, longsor disini memang kerap terjadi apalagi saat dimusim penghujan. Hal ini disebabkan tidak adanya dinding penahan longsor.

“Saat musim hujan saya tidak heran lagi, longsor pasti terjadi,” jelasnya.

Baca Juga :   Massa Anarkis, Sita Kotak Suara & Amuk Mobil Petugas

Dikatakannya, ia bersama masyarakat pernah melakukan gotong royong membersihkan tanah yang menutupi badan jalan. “Dulu pernah kami bersihkan tapi masih saja terjadi,” ucapnya.

Menurutnya, tebing yang longsor ini tidak bisa didiamkan saja, karena akan membahayakan keselamatan para pengguna jalan, selain itu juga menjadi jalan utama warga. Ia berharap pemerintah setempat segera  melakukan tindakan.

“Kalau dibiarkan saja tentu sangat membahayakan, paling tidak perlakuan yang paling bisa dilakukan adalah membuat dinding penahan tanah, bisa terbuat dari kayu cerucuk yang ditancapkan ke tanah sebagai pembatas. Saya berharap ini segera ditindaklanjuti,” pungkasnya.

Terpisah, Camat Tebing Tinggi Syafei Marzuki melalui Sekcam Umar Hasan membenarkan lurah telah melaporkan keluhan warga mengenai jalan penghubung Kelumpang Jaya dan Jayaloka.

“Keluhan warga melalui Lurah ini akan kita sampaikan kepada PU Bina Marga, kita sudah mengetahui apabila memang jalan tersebut sering longsor,” katanya. (foy)





Publisher : Anton Wijaya

Lihat Juga

Pj Bupati Hadiri Arahan Persiden di Istana Negara

Empat Lawang, KoranSN PJ Bupati Empat Lawang, Fauzan Khoiri Denin, menghadiri dan mendengarkan arahan Presiden …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

error: Content is protected !!