Jalan Rawan Erosi, Butuh Tembok Penahan





Tampak pengendara yang melintas dan melihat jalan yang rawan longsor.
Tampak pengendara yang melintas dan melihat jalan yang rawan longsor.

Empat Lawang, SN

Jalan penghubung Kota Tebing Tinggi dan Desa Kota Gading Kecamatan Tebing Tinggi Kabupaten Empat Lawang terancam longsor (erosi). Jalan yang hanya berjarak sekitar satu meter dari bibir Sungai Musi itu, membuat resah warga karena rawan tergerus air sungai.

Iwan (26) pengendara ojek gandeng menuturkan, dirinya merasa khawatir jika jalan ini terputus karena merupakan akses yang biasa dilalui banyak warga untuk pergi kepasar dan bersekolah.

“Khawatir juga jika jalan ini terputus akibat erosi, mau lewat mana kami,” keluh Iwan.

Baca Juga :   Waspada! Tahu dan Mie Kuning di Empat Lawang Positif Borak dan Formalin

Iwan berharap jalan tersebut dibangunkan tembok penahan agar tidak tergerus air Sungai Musi.

“Kami, berharap pihak terkait untuk memperhatikan jalan yang sudah sangat mengkhawatirkan ini, biar roda perekonomian kami tetap berjalan lancar,” harapnya.

Senada, Usman warga Tebing Tinggi mengaku sangat khawatir dan takur saat melihat ke jurang di bibir Sungai Musi tersebut.

“Tidak bisa dibayangkan jika ada yang masuk ke jurang ini, lumayan juga kayaknya. Kami harap pemerintah daerah Kabupaten Empat Lawang agar berkenan melihat, mengecek dan melakukan pembangunan tembok penahan,” ungkapnya.

Baca Juga :   Bupati Minta Penegak Hukum Bertindak Tegas

“Pastinya jika sudah terjadi longsor jalanpun akan terputus dan jika ingin diperbaiki memakan waktu tidak sedikit demikian juga dengan dananya pasti lebih mahal,” pungkas Usman. (foy)







Publisher : Anton Wijaya

Lihat Juga

Pj Bupati Empat Lawang Pauzan: Rotasi Hal Biasa dan Tidak Akan Menonjobkan Pejabat

Empat Lawang, KoranSN Pj Bupati Empat Lawang Pauzan Khoiri Denin, mengaku sudah Tiga (3) kali …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

    error: Content is protected !!