Jalintim OKI Rawan C3 & Narkoba

Kapolda Sumsel dan Bupati OKI memusnahkan 70 Kg ganja kering di halaman Mapolres OKI kemarin. (foto-maniso/koransn.com)

Kayuagung, KoranSN

Keramaian di sepanjang jalur Jalan Lintas Timur (Jalintim) di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) berdampak positif dan negatif bagi masyarakat. Negatifnya, jalan negara itu rawan terjadi C3 dan Narkoba.  Demikian diakui Kapolres OKI AKBP Amazona P SH SIK di hadapan Kapolda Sumsel, Kasdam II/SWJ, Wakapolda Sumsel dan Bupati OKI saat menerima kunjungan kerja Kapolda Sumsel ke Kabupaten OKI, Kamis (23/2/2017) di Kabupatenan Rumah Dinas Bupati.

Dibeberkan Kapolres, jalur Jalintim di OKI sepanjang 120 KM terhitung mulai dari Desa Celikah Kecamatan Kota Kayuagung Kabupaten OKI yang berbatasan dengan Kabupaten Ogan Ilir hingga Desa Pematang Panggang Kecamatan Mesuji Kabupaten OKI yang berbatasan dengan Provinsi Lampung.

“Dampak positif keramaian Jalintim akan meningkatkan kegiatan perekonomian. Namun dampak negatifnya juga ada, yakni rawan C3 dan peredaran Narkoba,”kata Kapolres OKI.

Dijelaskannya, kerawanan C3 yakni Curas (pencurian dengan kekerasan), Curat (pencurian dengan pemberatan) dan Curanmor (pencurian kendaraan bermotor). Kerawanan peredaran Narkoba karena Jalintim merupakan akses utama antara provinsi-provinsi di Sumatera dengan Pulau Jawa.

Baca Juga :   Terjaring Operasi Zebra, Warga Tuan Kentang Kedapatan Bawa Senpi dan Pisau

Namun kerawanan ini sudah menjadi atensi dan ditindaklanjuti jajaran kepolisian. Hasilnya, sudah banyak kasus C3 yang diungkap dan banyak pula penggagalan peredaran Narkoba. Tetapi banyak pula “pekerjaan rumah” yang harus dikerjakan penegak hukum Bebernya pula, perbandingan antara jumlah anggota kepolisian dengan jumlah masyarakat di Kabupaten OKI sangat tidak berimbang, yakni 1 polisi berbanding 1.048 jiwa.

Kapolda Sumsel Irjen Pol Drs Agung Budi Maryoto MSi mewanti-wanti kepada seluruh anggota polisi khususnya anggota Polres OKI agar jangan pernah terlibat Narkoba. Jika kedapatan anggota terlibat, maka tidak ada maaf. Kata Kapolda, Narkoba sudah menjadi masalah yang serius.
Pihaknya mengapresiasi jajaran Polres OKI yakni Polsub Sektor Teluk Gelam  yang sudah teliti dalam menggelar operasi cipta kondisi di Jalintim. Prestasi terkini, polisi mengungkap kasus pengiriman 70 Kg ganja kering dari Medan ke Lampung beberapa hari lalu.

Baca Juga :   Polda NTB Gagalkan Peredaran Dua Kilogram Sabu Asal Medan

Sedangkan Bupati OKI H Iskandar SE  menambahkan, Pemkab OKI juga berperan aktif dalam pemberantasan Narkoba di wilayah Kabupaten OKI. “Pemkab OKI memiliki Badan Narkotika Kabupaten yang selama ini sudah menjalin koordinasi dengan kepolisian dengan baik dalam melakukan pembinaan dan sosialisasi ke masyarakat dalam menekat peredaran dan penyalagunaan Narkoba,”jelasnya. (iso)

Infografis Lembaga Penyalur LPG di Sumsel

Sosialisasi Penukaran Uang Peringatan Kemerdekaan 75 Republik Indonesia

Publisher : Awid Durrohman

Awid Durrohman

Lihat Juga

KPK Usut Dugaan Korupsi Pengadaan Mesin Giling PG Djatiroto

Lumajang, KoranSN Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengusut kasus dugaan korupsi pengadaan mesin giling di Pabrik …