Jambret Nyaris Tewas Dihajar Massa

Tersangka
Tersangka M Taufik. (foto-deni/koransn.com)

Palembang, KoranSN

M Taufik Akbar alias Daud (18), warga Jalan KH Azhari Lorong Pedatuan Darat RT 08 RW 01 Kelurahan 12 Ulu Kecamatan SU II, Senin (14/11/2016) nyaris tewas dihajar massa usai aksi jambretnya terhadap korban Zulmi Hanafia Basri (22), diketahui warga.

Informasi yang dihimpun, tersangka yang beraksi ditemani satu rekannya berinisial ‘PN’ (DPO) ini terjadi saat korban menghentikan sepeda motor yang dikendarai korban di Jalan A Yani Lorong A Kadir Kelurahan 13 Ulu Kecamatan SU II, untuk mengambil HP dari saku celananya lantaran ada panggilan masuk.

Kapolsek SU II, Kompol Mulyono mengatakan, saat korban menangangkat telpon dari temannya tiba-tiba dari arah belakang sebelah kanan datang tersangka dan pelaku ‘PN’, keduanya langsung merampas HP yang sedang di pegang korban.

Baca Juga :   Aniaya Security, Dua Mahasiswa Dibui

“Setelah mendapatakan HP korban, tersangka dan pelaku ‘PN’ langsung kabur melarikan diri dengan sepeda motor yang dikendarai tersangka. Namun, korban yang berteriak ‘jambret-jambret’ hingga membuat warga di sekitar lokasi langsung berkerumun dan mengejar tersangka dan ‘PN’,” jelasnya.

Dilanjutkan kapolsek, keduanya berhasil ditangkap saat korban bersama warga mengepung pelariannya di Lorong Merdeka Kelurahan 14 Ulu. Namun, ‘PN’ yang bertugas sebagai joki berhasil lolos dari kepungan warga.

“Warga yang kesal sempat melayangkan bogem mentah terhadap tersangka Daud sebelum diserahkan ke kita. Sedangkan untuk pelaku yang kabur berhasil membawa kabur HP milik korban. Dari tangan tersangka kita juga mengamankan barang bukti sepeda motor yang digunakan tersangka dalam aksi jembretnya,” jelasnya.

Baca Juga :   5 Komplotan Pencuri Sapi di Banyuasin Diamankan

Sementara tersangka M Taufik Akbar alias Daud mengatakan, jika aksi tersebut baru kali pertama dilakukannya. Aksi tersebut dilakukannya lantaran ajakan ‘PN’. “Saya ini tak memiliki pekerjaan, saya terpaksa menjambret lantaran sudah dua minggu sama sekali tak mempuanyai uang. Ini khilaf saya lakukan,” ujarnya. (den)

Infografis Lembaga Penyalur LPG di Sumsel

Sosialisasi Penukaran Uang Peringatan Kemerdekaan 75 Republik Indonesia

Publisher : Decky Canser

Avatar

Lihat Juga

Menteri Edhy Ditangkap Terkait Izin Ekspor Baby Lobster

Jakarta, KoranSN Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap Menteri Kelautan dan Perikanan, Edhy Prabowo terkait dugaan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.