Januari, Bawaslu Sumsel Tempati Gedung Baru





Ketua Bawaslu Sumsel Andika Pranata Jaya memberikan penjelasan terkait rencana penempatan gedung baru Bawaslu Sumsel ke rombongan Komisi II DPR RI.. (anton/Wijaya)

Palembang, KoranSN

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Sumsel memperkirakan akan menempati kantor baru, yang berada di kawasan Komplek OPI, Jakabaring, Januari mendatang. Saat ini, gedung eks PWI Sumsel tersebut sedang dalam tahap renovasi.

Sekretaris Bawaslu Sumsel H Iriadi mengatakan, status gedung baru Bawaslu Sumsel, masih bersifat pinjam pakai dari Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD).

“Namun, sekarang gedung itu dalam proses hibah ke Bawaslu RI, tinggal menunggu surat sekjend untuk membuat pernyataan presiden. Diperkirakan Januari penandatanganan hibah itu kita lakukan disini (Bawaslu Sumsel). Penyerahaannya dari Gubernur Sumsel langsung kepada Ketua Bawaslu RI, Muhammad,” ungkap Iriadi, ditemui usai menerima kunjungan rombongan Ketua Komisi II DPR RI di gedung baru Bawaslu Sumsel, Senin (19/12/2016).

Baca Juga :   Buka Muswil ke-8, Herman Deru Harapkan KAHMI Tetap Berkontribusi Nyata Bangun Sumsel

Ia menuturkan, setelah proses hibah selesai, sekretariat Bawaslu Sumsel akan sepenuhnya pindah dan menempati gedung eks PWI Sumsel tersebut.

Sementara Ketua Bawaslu Sumsel Andika Pranata Jaya mengatakan, setelah pelepasan aset dari Pemprov Sumsel ke Bawaslu RI, selanjutnya kedepan Bawaslu Sumsel akan menempati gedung yang dimiliki secara permanen. “Setelah dilepas Pemprov ke Bawaslu RI, nanti secara permanen, anggota Bawaslu Sumsel akan berkantor disini. Pelepasannya Januari mendatang, kita masih menunggu proses itu,” ujarnya.

Wakil Ketua Komisi II DPR RI, Al Muzamil Yusuf mengatakan, tinjauan ke gedung baru Bawaslu Sumsel merupakan rangkaian dari kunjungan kerja Komisi II dalam memantau persiapan pilkada serentak tahun 2017.

Baca Juga :   Entry Meeting Bersama BPK RI, Herman Deru Minta OPD Siapkan Data Akurat

Selain ke Sumsel, Komisi II DPR RI juga mengunjungi Kepulauan Riau dan Sulawesi Selatan. “Selain persiapan Pilkada serentak, kita juga memantau pelayanan pemerintah daerah dan persiapan e-KTP. Untuk persiapan Pilkada cukup bagus, karena disini tahun 2017 hanya satu pilkada, yakni Muba, mudah-mudahan nanti pilkada Muba bisa menjadi percontohan nasional,” pungkasnya. (awj)

Publisher : Anton Wijaya

Lihat Juga

Rp 25 M untuk Guru non ASN, Staf TU dan Operator

Palembang, KoranSN Gubernur Sumsel H Herman Deru terus mendorong guru di Sumsel untuk terus berinovasi …