Jawa Barat Antisipasi Dampak Peningkatan Kunjungan ke Tempat Wisata





Pengunjung menikmati pemandangan di objek wisata Bukit Cinta Anti Galau di Cirebon, Jawa Barat, Minggu (5/9/2021). (Foto/Antara)

Bandung, KoranSN

Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi Jawa Barat mengantisipasi dampak peningkatan kunjungan ke tempat pariwisata pada masa pelonggaran pembatasan kegiatan masyarakat untuk mengendalikan penularan COVID-19.

Menurut siaran pers pemerintah yang diterima di Bandung, Minggu, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan bersama Dinas Kesehatan dan Satuan Polisi Pamong Praja Jawa Barat memantau penerapan protokol kesehatan serta melakukan pemeriksaan untuk mendeteksi penularan COVID-19 di tempat-tempat wisata guna menekan risiko penularan COVID-19 dalam kegiatan pariwisata.

Baca Juga :   Pemerintah Siapkan KEK Likupang Untuk Sektor Wisata

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi Jawa Barat Dedi Taufik mengatakan bahwa operasi pemantauan protokol kesehatan dan pemeriksaan COVID-19 menyasar 11 daerah pelaksana pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Level 2 menurut Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 39 Tahun 2021 yang berlaku 7 sampai 13 September 2021. HALAMAN SELANJUTNYA>>





Bagikan :

Publisher : Apriandi

Lihat Juga

Disparbud Selayar Gelar Tamamelong Fun Camp Peringati Hari Pariwisata

Makassar, KoranSN Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan, menggelar Tamamelong Fun Camp …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

error: Content is protected !!