Jelang Lebaran, SPBU Ditera Ulang





Kepala Bidang (Kabid) Metrologi Dinas Perdagangan Kota Palembang, M Tommy. (foto-reigan/koransn.com)

Palembang, koranSN

Guna mengantisipasi kecurangan yang dilakukan oleh perusahan – perusahaan yang ada di Kota Palembang dengan mempermainkan ukuran tera timbangan menjelang hari raya Idul Fitri, Dinas Perdagangan Kota Palembang melakukan tera ulang kepada setiap perusahaan yang menggunakan alat ukur seperti tera tersebut, salah satunya tera ulang kepada setiap SPBU yang berada di Kota Palembang.

“Beberapa waktu lalu Kita sudah melakukan tera ulang kepada setiap SPBU yang ada di Kota Palembang, hal ini dilakukan guna mengurangi kecurangan yang dilakukan setiap perusahaan SPBU tersebut, karena sebentar lagi akan memasuki musim mudik menjelang lebaran, sehingga tidak merugikan konsumen yang menggunakan roda empat maupun roda dua,” jelas Kepala Bidang (Kabid) Metrologi Dinas perdagangan Kota Paleambang, M Tommy ketika dikonfirmasi, Selasa (20/6/2017).

Dijelaskannya, Sementara ini, yang memiliki alat metrologi di Sumsel hanya Dinas Perdagangan KOta Palembang, Jadi, yang diberi tugas dari Kementrian Perdagangan untuk mengukur dan melakukan tera ulang kepada setiap perusahaan maupun pasar yang memiliki alat ukur akan ditera.

Baca Juga :   Perda Nomenklatur Maksimalkan Perkantoran di Pemkot

“Untuk setiap daerah Sumsel sendiri, adalah tugas kita melakukan tera ulang ke setiap perusahaan dengan dibantu oleh bidang Metrologi dari Dinas Perdagangan Kota Bandung. Ini bukan bermaksud untuk membawahi Stage Holder lainnya. Namun, hal tersebut dilakukan untuk menjaga kestabilitasan harga dan sinergiritas barang,” ungkapnya.

Ia melanjutkan, bukan hanya seluruh SPBU yang ada di Kota Palembang saja sudah dilakukan tera ulang, SPBU berada di setiap daerah di Sumsel pun sudah dilakukan pengukuran timbangan. Ukuran tera standarnya 0,5 untuk atas bawah dan kiri kanan. Jadi jika sudah melebihi ukuran tersebut akan diperbaiki.

“Kita sudah melakukan tera ulang ke daerah – daerah yang ada di Sumsel, Seperti daerah Banyuasin, Muba, Prabumulih, Oki, Oku dan Oku Induk, kemudian daerah yang belum dilakukan tera ulang, yakni daerah Muara Enim, Lahat dan MuraTara, karena Muratara MoU nya bergabung dengan daerah Lubuk Linggau,” imbuhnya.

Baca Juga :   Meriahkan HUT TNI ke-73, Hari Ini Alutsista TNI Dipamerkan di BKB Palembang

Masih kata Tommy, Dinas Perdagangan Kota Palambang melalui bidang Metrologi melakukan tera ulang kepada setiap perusahaan dan pasar, baik itu pasar swalayan maupun mall empat kali dalam satu tahun.

“Kita melakukan tera ulang sebanyak empat kali dalam setahun, karena masih terkendala kekurangan SDM, kadang kita masih dibantu tim dari metrologi Kota Bandung. Kita sekarang juga sedang mensosialisasikan dan mendekatkan diri ke pasar – pasar swalayan guna mengurangi hal yang tidak diinginkan yang merugikan konsumen serta menjaga distribusi barang,” tandasnya. (rgn)





Publisher : Awid Durrohman

Lihat Juga

Rektor Bina Darma Sambangi Kapolda Sumsel

Palembang, KoranSN Kapolda Sumsel, Irjen Pol A Rachmad Wibowo SIK menerima audensi Rektor Universitas Bina …

error: Content is protected !!