Jelang Lebaran, Tim Khusus Narkoba Amankan Ribuan Ekstasi







Kasat Narkoba Polresta Palembang, Kompol Ahmad Akbar saat menunjukan barang bukti ribuan ekstasi, Kamis (15/6/2017). (foto-deni/koransn.com)

Palembang, KoranSN

Jelang lebaran Satuan Reserse (Satres) Narkoba Polresta Palembang yang sebelumnya melakukan pemusnahan barang bukti sabu seberat 1,2, kg, ekstasi 1900 butir dan 1 Kg Ganja hasil tangkapannya dari bulan April hingga Juni 2017.

Kini, Tim Khusus (Timsus) Satres Narkoba kembali membekuk tersangka Katim (46), kurir narkoba yang membawa 2000 ekstasi. Tersangka berhasil ditangkap, di depan Masjid Nurul Huda jalan Mayor Zen Lorong Margoyoso Kelurahan Sei Selayur Kecamatan Kalidoni Palembang.

Tersangka berhasil ditangkap Selasa (13/6/2017) pukul 18:00 wib, saat petugas melakukan Undercover Boy (penyamaran) terhadap tersangka.

“Ya, tersangka K berhasil ditangkap oleh Timsus Narkoba Polresta Palembang, saat ditangkap petugas berhasil mengamankan 2000 pil ekstasi dari tangan tersangka,” kata Kapolresta Palembang, Kombes Pol Wahyu Bintono Hari Bawono melalui Kasat Narkoba, Kompol Ahmad Akbar Kamis (15/6/2017).

Akbar juga menjelaskan, petugas berhasil menangkap tersangka dengan cara melakukan penyamaran dengan cara undercover buy melakukan transaksi pemesanan ekstasi kepada Haris yang masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO).

Ketika tiba di lokasi, tersangka Katim datang membawa sebuah kantong kresek hitam yang didalamnya berisikan ekstasi. Setelah itu, tersangka datang menemui polisi yang menyamar sudah menunggunya sebagai pembeli.

“Tersangka ini sempat curiga, pembelinya polisi. Merasa curiga tersangka kemudian langsung melarikan diri dan berhasil ditangkap.” jelasnya.

Saat ini tersangka sudah berada disel tahanan sementara Polresta Palembang beserta barang buktinya 2000 pil ekatasi dan satu buah Handpone (HP) merk Samsung.

Baca Juga :   Haaland Borong Dua Gol, Manchester City Kalahkan West Ham United

“Atas ulahnya tersangka alan kita kenakan Undang – Undang (UU) Narkotika No 35 tahun 2009 pasal 114 ayat (2) dan atau 112 (2) dengan hukuman penjara seumur hidup,” tegasnya.

Sementara itu, tersangka Katim mengatakan kalau dirinya hanya mengantarkan pil ekstasi tersebut kepada pembeli.

” Saya ditelpon oleh Haris Pak, disuruh antarkan barang tersebut kepada seseorang, saya tidak tahu Pak, kalau pembeli tersebut polisi.” ujarnya.

Ia mengakui, dirinya mendapatkan uang Rp. 100 ribu dari upah mengantarkan barang tersebut. ” Baru satu kali ini Pak, saya mengantarkan barang ini,” kata Katim yang kesehariannya kerja serabutan ini. (den)







Publisher : Awid Durrohman

Lihat Juga

Sempat Kalah, Juan Richie Kini Juara Nasional dan Internasional Panco

Palembang, KoranSN Juan Richie yang meraih juara Panco Internasional di Malaysia dan juara pada Kejuaraan …

error: Content is protected !!