Jelang Tahun Baru, Sejumlah Komoditi Pasar Melambung

 

Aktivitas pedagang di Pasar Baru Pendopo.
Aktivitas pedagang di Pasar Baru Pendopo.

PALI, SN

Menjelang tahun baru 2016, harga beberapa komoditi di Pasar Baru Kecamatan Talang Ubi Pendopo Kabupaten PALI mulai merangkak naik dari harga biasanya.

Pantauan SN, Kamis (31/12) di Pasar Baru Pendopo, daging ayam, yang biasanya hanya berkisar Rp 25.000-Rp 28.000, naik menjadi Rp 35.000. Tidak hanya daging ayam yang merangkak naik, cabe merah pun ikut naik. Semula harga cabe merah Rp 40.000 naik menjadi Rp 50.000.

Kondisi ini membuat sebagian masyarakat mengeluhkan naiknya harga beberapa komoditi tersebut. Seperti yang diutarakan Wati (49) warga Kelurahan Talang Ubi Timur terpaksa mengurungkan niatnya untuk membeli daging ayam lantaran harganya yang naik signifikan.

“Pas ditanyo hargo daging ayam sekilo sudah Rp 35.000, padahal kemarin aku beli masih Rp 28.000/Kg,” keluh Wati.

Baca Juga :   Musrenbang Pertama, Heri Amalindo Datangkan Staf Bappenas

Tidak hanya Wati yang mengeluhkan kondisi ini, Mida (35) warga kelurahan Pasar Bayangkara pun demikian. Menurutnya naiknya harga daging ayam ini mungkin disebabkan oleh mendekati tahun baru.

“Biasolah kalu di Pasar Pendopo ini, pas nak moment cak ini pasti naik galo hargo komoditi di Pasar. Padahal di daerah lain tidak ada kenaikan menghadapi moment tahun baru,” tutur Mida.

Sementara itu, pemerhati sosial di Kota Pendopo, Indra SH menuturkan jika faktor naiknya beberapa komoditi tersebut disebabkan karena tingkat kebutuhan warga Pendopo menjelang event tahun baru beberapa hari lagi yang meningkat.

“Permintaan di Pasar akan komoditi tersebut saya akui mengalami peningkatan yang luar biasa. Terlebih pada malam tahun baru nanti, banyak masyarakat Pendopo berbondong-bondong mengadakan acara bakar ayam dan lain sebagainya. Hal inilah yang membuat komoditi tersebut melambung harganya,” jelas Indra ketika dibincangi SN, kemarin.

Baca Juga :   Diduga Sebabkan Jalan Rusak, Angkutan PT MHP Akan Distop Dishub PALI

Indra memprediksi jika harga komoditi tersebut masih bisa naik lagi. “Besok (hari ini, red) puncak orang membeli komoditi tersebut, saya yakin dan percaya harga tersebut masih akan naik lagi jika tidak segera di antisipasi,” pungkasnya. (ans)

Publisher : Anton Wijaya

Avatar

Lihat Juga

Heri Amalindo Sembuh dari Corona

PALI, KoranSN Setelah dinyatakan negatif dari Covid-19 oleh Balai Besar Laboratorium Kesehatan (BBLK) Palembang melalui …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.