Jemput Anak Pulang Sekolah, PNS Dipukuli Mantan Suami

Ilustrasi. (foto-net)

Palembang, KoranSN

Tak terima sudah menerima perlakuan memalukan dengan dipukul dimuka umum oleh mantan suami membuat Kurniza Liza (37), seorang PNS yang tinggal di Perum Talang Kelapa Kelurahan Talang Kelapa Kecamatan Alang-Alang Lebar Palembang ini, kemarin melaprokan ‘SS’ (57) mantan suaminya ke polisi.

Saat membuat pengaduan di SPK Terpadu Polresta Palembang, janda satu ini menceritakan, pemukulan yang dialaminya terjadi di salah satu SD tempat korban mengajar yakni di SD Negeri 22, di Jalan Kemas Rindo Kecamatan Kertapati Palembang.

Menurutnya, saat kejadian ia sedang hendak pulang bersama anaknya yang juga sekolah di SD tempatnya mengajar. Namun, tanpa disadarinya, ternyata ketika itu ia bertemu dengan terlapor yang juga hendak menjemput anaknya.

“Waktu itu, kami berdua sama-sama bertemu di SD tempat anak saya bersekolah. Saat itu, terlapor langsung turun dari sepeda motornya dan menarik tangan anak anak saya dari tangan saya  Namun, ketika itu anaknya tidak amu ikut dengan bapaknya itu,” jelasnya.

Masih kata korban, karena tak berhasil membawa anak, terlapor langsung geram dan memukul dirinya dihadapan sejumlah guru-guru dan warga lainnya yang saat kejadian melintas di lokasi.

“Dia menampar saya didepan umum. Saya sudah bercerai dengannya sejak 2011 lalu. Akibat pukulan terlapor saya mengalami luka lebam dibagian wajah,” ujarnya.

Baca Juga :   WCC Siap Bantu Pulihkan Trauma Mahasiswi Unsri Korban Pencabulan

Dirinya berharap, dengan adanya laporan dibuat. Petugas dapat menangkap pelapor yang telah memukulinya. “ Saya tak terima, tangkap saja dia, dia itu juga PNS masak didepan umum tampar saya,” ungkapnya.

Kasat Reskrim Polresta Palembang, Kompol Yon Edi Winara melalui KA SPK Ipda Abdul Wahab membenarkan pihaknya sudah menerima laporan dari korban.

“Laporannya sudah kita terima, korban juga sudah kita minta untuk melakukan visum guna melengkapi berkas laporannya sebelum nantinya kasus ini ditindaklanjuti unit Satreskrim,” tandasnya. (den)



Publisher : Awid Durrohman

Lihat Juga

JPU Tuntut Tiga Terdakwa Pidana Pemilu Enam Bulan Penjara

Aceh, KoranSN Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Bireuen, Provinsi Aceh menuntut tiga terdakwa tindak …

error: Content is protected !!