Jeritan Anak Warnai Sunatan Massal Salsabilla Sriwijaya

Tampak anak anak didampingi orang tuanya usai mengikuti sunatan massal yayasan Salsabila Sriwijaya, Selasa (28/3/2017). foto-Ferdinand Deffryansyah/koransn

Palembang, koransn.com
Bertempat di 3-4 Ulu, Komunitas Salsabila mengadakan sunatan massal untuk membantu warga sekitar, Senin (27/3/2017).Berdasarkan pantauan tampak ratusan anak tengah menunggu untuk disunat dengan ditemani orang tua bahkan ada juga yang ditemani kakeknya. Dalam kegiatan sunatan massal ini juga diwarnai jeritan anak yang kesakitan saat disunat dokter. Meskipun begitu, anak yang hadir tidak terlihat takut.

Salah satu anak yang ikut dalam sunatan massal, Rio (7) mengaku, dirinya tidak takut meskipun ada beberapa temannya yang menjerit karena kesakitan. “Idak takut,” katanya.Menurutnya, sunat itu tidak sakit, meskipun sakit itu hanya sebentar. Selain itu, kedatangannya dalam sunatan ini juga ditemani orang tuanya. “Kato mak, sakitnyo cuma sebentar jadi ditahanke agek.” singkatnya didampingi ibunya, Yani sembari menambahkan, berterima kasih karena adanya sunatan massal ini sehingga tidak perlu mengeluarkan biaya lagi untuk sunat anaknya.

Baca Juga :   Tanpa Media Dunia Gelap Gulita

“Ya, dak lagi nak ngeluarke biaya untuk sunatan Rio,” singkatnya.Terpisah, Inisiator  Salsabila Community, Lury Eliza Alex mengatakan, kegiatan sunatan massal yang dilakukan hari ini (kemarin) merupakan salah satu rangkaian bakti sosial dari komunitas atau yayasan sosial Salsabila Sriwijaya.”Alhamdulillah bakti sosial ini berjalan lancar dan tidak ada kendala,” katanya saat dihubungi melalui pesan singkatnya.Dijelaskannya, bakti sosial ini diikuti hampir ribuan warga dimana rinciannya sebanyak 385 pasien datang untuk berobat, 49 pasien yang ikut dalam kegiatan Keluarga Berencana (KB) dan 263 anak yang ikut dalam sunatan massal ini.

“Kegiatan ini hanya dilakukan satu hari dari pagi sampai sore tadi (kemarin),” jelasnya.Diterangkannya, bakti sosial yang dilakukan komunitas Salsabila ini sendiri bukan kali pertama namun memang untuk sunatan massal, KB dan berobat gratis ini baru pertama kali dilakukan.
Ia menerangkan, sebelumnya bakti sosial yang dilakukan yakni pemberian bantuan kepada anak miskin penderita tumor dari Muratara, Seminar Aids di Lapas Wanita Pakjo, pemberian bantuan kepada warga miskin penderita kanker, pengajian tiap bulan, sumbangan kepada anak yatim dan lain sebagainya.

Baca Juga :   Bangun Kantor Baru, OJK Sowan ke Walikota

“Kami memang setiap bulan menyisikan dana untuk disalurkan ke bidang pendidikan, agama dan sosial,” ujarnya.Dirinya menambahkan, Salsabila sendiri memiliki arti yakni komunitas mata air surga dari Bumi Sriwijaya. Komunitas Salsabila ini sendiri berdiri pada November 2016 yang lalu dan sampai saat ini beranggotakan sekitar 40 orang.”Kedepan kami berharap bantuan yang diberikan ini berguna dan bermanfaat bagi warga terutama yang sangat membutuhkannya,” harapnya. (wik)

Pimpinan Yayasan Salsabila Sriwijaya (tengah) saat berfoto bersama beberapa peserta Sunatan Massal.- Foto Ferdinand Deffryansyah/koransn
Infografis Lembaga Penyalur LPG di Sumsel

Publisher : Alwin

Avatar

Lihat Juga

3 Warga Palembang Meninggal 45 Positif Corona

Palembang, KoranSN Berdasarkan data dari Kasi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Dinas Kesehatan Kota Palembang, …