Jika Dapat Iming-iming dari Penandatanganan NPHD Masjid Sriwijaya, Akhmad Najib Bisa Kena!



Akhmad Najib usai menjadi saksi empat terdakwa dugaan korupsi Masjid Sriwijaya di PN Tipikor Palembang. (Foto-Dok/Dedy/KoranSN)

Palembang, KoranSN

Pengamat Hukum Sumsel, Dr.Hj.Sri Sulastri, SH.,M.Hum, Minggu (19/9/2021) mengungkapkan, Akhmad Najib mantan Asisten Kesra Sumsel yang menandatangani Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) Masjid Sriwijaya bisa kena dalam perkara dugaan korupsi Masjid Sriwijaya jika mendapatkan iming-iming fee karena menandatangani NPHD tersebut.

Diungkapkannya, apalagi dari penandatanganan NPHD tersebut mengakibatkan dana hibah untuk pembangunan Masjid Sriwijaya yang nilainya besar, yakni Rp 130 miliar cair.

Baca Juga :   Polisi Kejar Pimpinan Abu Tours Cabang Palembang

“Tandatangan NPHD ini kalau memang tugas Akhmad Najib itu dak masalah. Tapi kalu dio nerimo iming-iming fee karena menandatangani NPHD maka dia bisa kena. Apolagi, dana hibah sebesar Rp 130 miliar ini kan harus ado pembahasannyo dulu. Jadi, fungsi dan pengawasannyo dimano?,” terangnya. HALAMAN SELANJUTNYA>>

Bagikan :

Publisher : Apriandi

Lihat Juga

Jumlah Hakim Kurang Lengkap, Sidang Najib Cs Tersangka Kasus Masjid Sriwijaya Ditunda

Palembang, KoranSN Majelis Hakim yang diketuai Yoserizal SH MH, Senin (17/1/2022) menunda sidang perdana Akhmad …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.