Johan Anuar Dituntut 8 Tahun Penjara



Suasana sidang agenda tuntutan terdakwa Johan Anuar. (Foto-Dedy/KoranSN)

Palembang, KoranSN

Jasa Penuntut Umum (JPU) KPK, Kamis (15/4/2021) menuntut Wakil Bupati OKU nonaktif Johan Anuar yang merupakan terdakwa dugaan kasus korupsi pengadaan lahan kuburan atau TPU di OKU tahun 2013 dengan pidana 8 tahun penjara.

JPU KPK, Rikhi Benindo Maghaz saat membacakan tuntutan dalam persidangan mengatakan, pihaknya selaku JPU menilai jika perbuatan terdakwa yang kala itu masih menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD OKU terbukti secara sah melakukan tindak pidana korupsi secara bersama-sama hingga melanggar Pasal 2 ayat (1) Jo Pasal 18 Undang-Undang RI Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang RI Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan Atas Undang-Undang RI Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Baca Juga :   Lacak Kekayaan Hasil Dugaan Korupsi, Asset Tracing Tersangka Masjid Sriwijaya Terus Berjalan

“Oleh karena itu, dengan ini kami menuntut terdakwa Johan Anuar dengan hukuman pidana 8 tahun penjara dan denda Rp200 juta subsider 6 bulan,” kata JPU KPK. HALAMAN SELANJUTNYA>>

Bagikan :

Publisher : Apriandi

Avatar

Lihat Juga

Hari Pertama Lebaran, Wakapolda Sumsel Cek Pos Penyekatan Dekranasda Jakabaring

Palembang, koranSN Dihari pertama lebaran Idul Fitri, Kamis (13/5/2021) Wakapolda Sumsel, Brigjen Pol Rudi Setiawan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.