JPU Jadwalkan Empat Saksi Disidang HZ Terdakwa Dugaan Korupsi Dana Hibah KONI Sumsel 2021







Sementara Dr I Gede Pasek Suardika SH MH Penasihat Hukum terdakwa Hendri Zainuddin kala itu mengatakan, jika dalam perkara KONI Sumsel tahun 2021 pihak pemberi dana hibah yang harusnya bertanggung jawab.

“Pihak pemberi dana hibah yang harusnya bertanggung jawab dalam perkara ini,” tegas Dr I Gede Pasek Suardika SH MH.

Dijelaskannya, perkara yang menjerat Hendri Zainuddin bukan merupakan dugaan tindak pidana korupsi tapi melainkan disebabkan manajemen kebijakan anggaran yang tidak jelas di Sumsel.

“Dalam persidangan diungkap jika anggaran PON dan Proprov diberikan setelah PON dan Proprov selesai, disinilah letak masalahnya. Sementara PON dan Proprov adalah siklus tahunan, yang mana untuk PON 4 tahun sekali dan Porprov 2 tahun sekali. Tapi ini berbeda dengan perlakuan KONI sebelumnya, artinya kami baca disini ada semacam seperti ‘Killing Ground’ kepada Pengurus KONI agar terjebak dengan kesulitan manajemen laporan keuangan hingga ada yang tersandera dalam pidana. Sebab dana hibah PON ini dicairkan 25 November 2021 seusai PON, sementara di Desember-nya harus selesai laporan pertanggung jawabannya. Sehingga munculah laporan keuangan yang tidak sempurna, kemudian laporan itu baru disempurnakan KONI Sumsel pada 22 Januari 2022,” paparnya.

Baca Juga :   Ribuan Warga Blokade Jalan Sematang Borang

Dijelaskannya, dengan diciptakan kondisi yang mempet tersebut tentunya setiap orang tidak akan bisa membuat laporan pertanggung jawaban secara sempurna, apalagi jumlah transaksinya mencapai 1.600 transaksi. HALAMAN SELANJUTNYA>>







Publisher : Apriandi

Lihat Juga

Semarak Idul Adha 1445 Hijriah, PGN Makowil Jatim Gelar Penyembelihan Hewan Kurban

Surabaya, Koransn Keluarga besar Patriot Garuda Nusantara (PGN) Markas Komando Wilayah Jawa Timur (Makowil Jatim) …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

error: Content is protected !!