JPU Kejagung Tuntut Dalizon 4 Tahun Penjara





Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejagung RI saat membacakan tuntutan terdakwa AKBP Dalizon di Pengadilan Tipikor Palembang, Senin (26/9/2022). (Foto-Dedy/KoranSN)

Palembang, KoranSN

Sidang lanjutan dugaan kasus suap Rp 10 miliar dengan terdakwa AKBP Dalizon, Senin (26/9/2022) kembali digelar di Pengadilan Tipikor Palembang. Adapun agenda sidang kali ini, yakni pembacaan tuntutan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejagung RI.

Dalam sidang yang dipimpin Ketua Majelis Hakim Mangapul Manalu SH MH tersebut, dua Jaksa Penuntut Umum Kejagung yang salah satunya Syamsul Bahri Siregar SH menuntut terdakwa AKBP Dalizon dengan hukuman pidana 4 tahun penjara.

Baca Juga :   Polisi Ringkus Pelaku Penyiraman Cuka Para di Kertapati

“Dengan ini menuntut agar Majelis Hakim yang memeriksa dan mengadili perkara ini menjatuhkan hukuman pidana terhadap terdakwa AKBP Dalizon selama 4 tahun penjara denda Rp 250 juta subsider 6 bulan kurungan. Kemudian menuntut pidana tambahan uang pengganti kepada terdakwa AKBP Dalizon sebesar Rp 10 miliar, dengan ketentuan apabila harta benda terdakwa yang disita tidak mencukupi untuk mengembalikan uang pengganti maka diganti hukuman selama 2 tahun,” tegas JPU Kejagung saat membacakan tuntutan di persidangan.

Masih dikatakan JPU, berdasarkan fakta persidangan perbuatan terdakwa terbukti melanggar Pasal 5 ayat (2) Jo Pasal 5 ayat (1) huruf a Undang-Undang RI No. 31 tahun 2001 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi.

Baca Juga :   Sabu 3 Kg Diduga Dikendalikan Napi di Lapas Merah Mata Palembang

Diungkapkan JPU Kejagung, terkait terdakwa AKBP Dalizon yang menyebut adanya pihak lain yang diduga juga menerima bagian uang suap dari Rp 10 miliar tersebut, hal itu tidak dapat dibuktikan. HALAMAN SELANJUTNYA>>





Publisher : Apriandi

Lihat Juga

Sri Sulastri: Perusahaan Tak Bayar Pajak Termasuk Dugaan Korupsi, KPK Pasti Mengejarnya!

Palembang, KoranSN Pengamat Hukum Sumsel, Dr Hj Sri Sulastri SH MHum, Kamis (1/12/2022) mengatakan, adanya …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

error: Content is protected !!