Jukir di Jalan Demo Luar Bacoki Mobil Warga dengan Parang

Tersangka Wawan Septiandi dan Rizki Oktadianto alias Emen (baju tahanan) saat diamankan di Polda Sumsel. (Foto-Dedy/KoranSN)

Palembang, KoranSN

Wawan Septiandi (33), warga Jalan Takwa Kelurahan Sei Selincah Kalidoni Palembang yang merupakan juru parkir (Jukir) di kawasan Jalan Dempo Luar Palembang ditangkap pihak kepolisian lantaran membacoki mobil warga menggunakan senjata tajam jenis parang.

Bukan hanya tersangka Wawan, pihak kepolisian Subdit III Jatanras Polda Sumsel juga meringkus rekannya sesama Jukir yakni Rizki Oktadianto alias Emen (37), warga Jalan Sultan Agung Kecamatan IT II Palembang. Dalam kasus ini tersangka Emen ditangkap karena ikut memukuli mobil korban menggunakan besi panjang.

Kasubdit III Jatanras Ditreskrium Polda Sumsel, AKBP Yoga Baskara, Senin (22/10/2018) mengatakan, kedua tersangka ditangkap setelah polisi menindak lanjuti laporan korban. Dimana saat kejadian korban mengendarai mobil jenis minibus memutar di kawasan parkiran yang dijaga oleh kedua tersangka.

Baca Juga :   Konstruksi Perkara Tersangka Kasus RS Unair Bambang Giatno Rahardjo

“Saat kejadian korban hanya memutarkan mobil bukan parkir sehingga membuat tersangka tersingung dan terjadi adu mulut antara korban dan tersaangka Wawan. Akibatnya, tersangka Wawan mengambil parang yang disimpannya di sekitaran lokasi kejadian lalu tersangka membacok body mobil korban. Selain itu, tersangka Emen juga ikut merusak mobil korban dengan cara memukulkan besi panjang ke body mobil tersebut,” katanya.

Menurut Yoga, beruntung saat kejadian korban selamat karena berlindung di dalam mobilnya. Usai kejadian korban langsung melapor kepihak kepolisian sehingga kedua tersangka langsung dilakukan penangkapan.

“Kini kedua tersangka dan barang bukti telah kami amankan di Mapolda Sumsel. Dalam kasus ini kedua tersangka dijerat Pasal 170 KUHP Jo Pasal 335 KUHP dengan ancaman hukuman pidana 5 tahun kurungan penjara,” tandas Yoga.

Sementara tersangka Wawan mengatakan, jika ia dan rekannya tersangka Emen merusak mobil korban dengan membacokan parang dan memukulkan besi panjang karena tersingung dengan kata-kata korban.

Baca Juga :   Warga Nilakandi Kertapati Heboh Penemuan Mayat Terapung

“Ketika itu korban memutar mobil di kawasan parkiran yang kami jaga. Karena awalnya kami mengira mobil itu akan parkir, maka saya menugur pengemudinya. Namun saat ditegur, korban turun dari dalam mobil lalu marah-marah. Karena tersingung makanya saya mengambil parang tersebut, kemudian mengejar korban, tapi saat kejadian korban langsung naik ke dalam mobil hingga saya hanya membacoki mobilnya saja, sedangkan teman saya Emen membantu memukuli mobil korban dengan besi,” tandas tersangka Wawan. (ded)

Infografis Lembaga Penyalur LPG di Sumsel

Sosialisasi Penukaran Uang Peringatan Kemerdekaan 75 Republik Indonesia

Publisher : Apriandi

Avatar

Lihat Juga

Ketua KPK Prihatin 26 dari 34 Provinsi Terjadi Kasus Korupsi

Jakarta, KoranSN Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Firli Bahuri mengaku prihatin karena 26 dari 34 …