Jumatan di Masjid  Al-Mu’auwanah, Herman Deru Minta di Bentuk Rumah Tahfidz





Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H. Herman Deru. (foto-humas pemprov)
Palembang, KoranSN
Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel), H Herman Deru kembali melanjutkan safari jumatnya. Pada Jumat (4/10/2019), giliran Masjid Al-Mu’auwanah di Jalan Padang Selasa Bukit Lama Palembang yang mendapatkan kesempatan dikunjungi gubernur.
Dalam sambutannya usai menggelar Sholat Jumat berjemaah, Herman Deru menegaskan, jika dirinya sengaja melakukan Safari Jumat selain bertujuan untuk mempererat silaturahmi antara umaro, ulama dan umat juga dimaksudkan untuk mencari tahu secara langsung kondisi warga.
“Alhamdulilah kita bertemu kembali setelah beberapa lama, saya pernah sholat disini dengan suasana keakraban dan kebersamaan. Saya melihat masjid ini luar biasa dalam keadaan yang sejuk bahkan jamaahnya banyak ,” ucap Herman Deru mengawali sambutannya.
Kepada pengurus Masjida Al-Mu’auwanah di Jalan Padang Selasa Bukit Lama, Herman Deru berharap agar para perungus masjid dapat  segera  membentuk  rumah tahfidz  sebagai bentuk dukungan terhadap program Pemerintah Provinsi Sumsel.
Dimana tujuan dari rumah tahfidz adalah untuk mencetak generasi muda Sumsel yang berakhlak mulia.
“Pemprov Sumsel telah memprogramkan satu desa satu rumah tahfidz, dengan target 2.862 desa dan 386  kelurahan di Sumsel. Tujuannya tidak lain agar generasi Sumsel kedepan merupakan insan yang tangguh  berbekal ilmu agama,” tegas Herman Deru.
Lebih lanjut dia menyebutkan, sejak dilantik satu tahun lalu, tepatnya 1 Oktober 2018. Dirinya sebagai gubernur telah mengaktifkan kembali P3N  yang sempat dibekukan pemerintah pusat.
Pengaktifan P3N tersebut ditandai dengan dilantiknya 3.318 Petugas Penghubung Urusan Keagaaan Desa dan Kelurahan (P2UKD) dan UP2UKK)  di Sumsel. Selain itu, dirinya juga terus melakukan upaya perbaikan  infrastruktur melalui pembiayaan  APBD Tahun 2019 yang sebagian besar difokuskan untuk pembangunan infrastruktur jalan, cakupan akses air minum layak, rumah tangga dengan akses sanitasi layak dan akses internet desa.
“Saat ini perbaikan infrastruktur jalan Provinsi di 17 Kabupaten/kota  dengan kondisi mantap 72,71% pada akhir September 2019,” paparanya sembari menyebutkan, dengan telah dilakukannya perbaikan ruas jalan di Sumsel arus lalulintas ekonomi lebih cepat sehingga kesejahteraan dapat segera dicapai. (awj)

Publisher : Awid Durrohman

Lihat Juga

Layanan Kearsipan di Sumsel Gunakan Sistem Elektronik

Palembang, KoranSN Gubernur Sumsel H Herman Deru mengakui Dinas Kearsipan sangatlah penting, bahkan dia akan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.