K-MAKI Sumsel: Atasan dari Dua Terpidana Dugaan Korupsi Sertifikat Tanah PTSL 2019 Mesti Diproses!







Dilanjutkan Feri, pada perkara dugaan kasus korupsi penerbitan sertifikat tanah Program PTSL tahun 2019 tersebut ada sekitar 70 sertifikat tanah yang diterbitkan.

“70 sertifikat tanah yang diterbitkan ini bukan untuk masyarakat tidak mampu. Namun diduga untuk pihak-pihak tertentu. Dari itulah K-MAKI meminta kejaksaan agar mengusut sampai tuntas dugaan kasus korupsi penerbitan sertifikat tanah Program PTSL tahun 2019 ini,” tandasnya.

Diketahui, dalam dugaan kasus korupsi tersebut Kejari Palembang sebelumnya menetapkan dua tersangka yakni Ahmad Zairil dan Joke. Di persidangan kedua tersangka yang menjadi terdakwa tersebut divonis Majelis Hakim Pengadilan Tipikor Palembang diketuai Mangapul Manalu SH MH dengan hukum pidana 4 tahun 6 bulan penjara untuk Ahmad Zairil, dan Joke divonis 4 tahun penjara.

Kasi Pidsus Kejari Palembang, Ario Apriyanto Gopar SH MH sebelumnya telah mengatakan, pihaknya akan mendalami penyidikan dugaan kasus korupsi gratifikasi penerbitan sertifikat tanah PTSL (Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap) tahun 2019 tersebut.

“Untuk dua tersangkanya sudah divonis Hakim. Terkait penyidikannya nanti akan didalami lagi terkait gratifikasi, sehingga untuk para saksi nanti bisa diperiksa lagi,” tandasnya. (ded)







Publisher : Apriandi

Lihat Juga

Kejati Sumsel Masih Lakukan Penyidikan Umum Dugaan Kasus Korupsi LRT

Palembang, KoranSN Kasi Penerangan dan Hukum (Penkum) Kejati Sumsel, Vanny Yulia Eka Sari SH MH, …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

error: Content is protected !!