K-MAKI Sumsel: Penandatangan NPHD Dana Hibah KONI Sumsel 2021 Harus Tanggung Jawab!



Deputi K-MAKI Ir Feri Kurniawan. (Foto-Istimewa)

Palembang, KoranSN

Ir Feri Kurniawan Deputi Komunitas Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (K-MAKI) Sumsel, Senin (25/12/2023) menegaskan, pemberi dana hibah KONI Sumsel tahun 2021 yang menandatangani Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) harus bertanggung jawab terkait terjadinya dugaan kasus korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN) di KONI Sumsel tentang pencairan deposito dan uang atau dana hibah Pemda Provinsi Sumsel serta pengadaan barang bersumber APBD tahun anggaran 2021.

Menurut Feri, dugaan kasus korupsi tersebut terjadi diduga karena pihak pemberi yang menandatangani NPHD tetap memproses usulan pencairan dana hibah tanpa adanya surat pertanggung jawaban penggunaan dana hibah yang sebelumnya sudah lebih dulu dicairkan.

“Oleh karena itulah penandatangan NPHD yang juga selaku pihak pemberi dana hibah KONI Sumsel 2021 harus tanggung jawab,” tegas Feri.

Masih dikatakannya, jika jumlah dana hibah yang diberikan kepada KONI Sumsel berdasarkan NPHD yang ditandatangani cukup besar, yakni mencapai Rp 37,5 miliar. HALAMAN SELANJUTNYA>>

Baca Juga :   Siap-Siap 30 Saksi Diperiksa Disidang Dugaan Korupsi Kredit Bank Sumsel Babel Rugikan Negara Rp 13 Miliar Lebih



Publisher : Apriandi

Lihat Juga

Kejari Palembang Kembali Tetapkan Satu Tersangka Dugaan Korupsi Pengadaan Pakaian Batik di Dinas PMD Provinsi Sumsel Tahun 2021

Palembang, KoranSN Tim Jaksa Penyidik Pidsus Kejari Palembang, Jumat (1/3/2024) kembali menetapkan satu tersangka dalam …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

error: Content is protected !!