Kabupaten OKI Masuk Nominasi Penghargaan Kementerian PUPR

Staf Ahli Kementerian PUPR, Ir Syarkawi MSi saat menggelar pertemuan. (Foto-Maniso/KoranSN)

Kayuagung, KoranSN

Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) masuk nominasi daerah penerima penghargaan Kerjasama Pemerintah Badan Usaha (KPBU) dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) 2018. Penghargaan ini didedikasikan kepada pemerintah daerah yang mendukung program prioritas nasional jalan tol.

Ir Syarkawi MSi selaku staf ahli Kementerian PUPR sekaligus ketua tim verifikasi penilaian mengungkapkan, penghargaan ini diberikan kepada daerah yang memberikan dukungan penuh terhadap proyek strategis nasional melalui mekanisme Kerjasama Pemerintah Badan Usaha (KPBU).

“Sejauh ini dukungan yang diberikan Pemkab OKI terhadap pelaksanaan program strategis nasional sangat optimal. Makanya kami datang kesini untuk melakukan penilaian dan verifikasi langsung ke lapangan,”ungkap Syarkowi.

Syarkawi mengungkapkan, penilaian yang dilakukan timnya konsen pada upaya pemerintah daerah dalam mendorong percepatan progres proyek strategis nasional seperti fasilitasi pembebasan lahan, konsultasi publik, pengadaan tanah, hingga penyelesaian sengketa.

“Kami konsen kepada penilaian kinerja pemda terhadap keberlangsungan proyek strategis nasional adakah hambatan-hambatan dan sejauh mana peran pemdanya,”pungkasnya.

Baca Juga :   Gelar Jalan Sehat dan Pembagian Door Prize Sambut HUT Muratara

Kabupaten Ogan Komering Ilir dilalui dua ruas tol yang merupakan program strategis nasional antara lain Tol Kayuagung Pematang Panggang sepanjang 77 km dan Tol Kayugung-Palembang Betung sepanjang 34,80 km.

Sekretaris Daerah Kabupaten OKI H Husin SPd MM mengungkapkan, Pemkab OKI sangat mendukung program nasional yang melintasi kabupaten OKI diantaranya melalui fasilitasi dan dukungan kebijakan.

“Setelah mendapat pelimpahan wewenang dari Gubernur kami bentuk panitia lokal yang membantu percepatan proyek nasional baik dari segi persiapan hingga pembebasan lahan tentunya dengan mekanisme dan aturan yang berlaku,”ungkap Husin.

Kepala Dinas Pertanahan Kabupaten OKI Pratama Suryadi SP mengungkapkan, perolehan lahan untuk kebutuhan jalan tol sampai dengan Oktober 2018 untuk Trase Tol Pematang Panggang-Kayuagung trase I sudah 100 persen, trase II diangka 99 persen dan Kayuagung-Jakabaring sebanyak 99 persen.

“Sejauh ini kita sudah bantu pembebasan lahan untuk kebutuhan jalan tol diangka 100 persen. Tinggal beberapa meter lagi yang sedang berproses yaitu pada trase II tol Pematang Panggang-Kayuagung dan Tol Kayuagung-Jakabaring,”ungkap Pratama.

Baca Juga :   Petani di Empat Lawang Serahkan Senpira Secara Sukarela

Sementara itu Kepala Dinas PU Tata Ruang Kabupaten OKI Ir HM Hapis MM mengungkapkan, selain dukungan terhadap pelaksanaan proyek tol Pemkab OKI juga meminta kepada pihak kementerian PUPR dan pelaksana jalan tol untuk memperhatikan dampak pembangunan jalan tol seperti kerusakan jalan kabupaten, pembuatan over pass maupun underpass serta saluran irigasi untuk pertanian.

“Harus juga dipikirkan setelah proyek ini selesai terkait dampak pembangunan. Baik itu jalan-jalan yang dilalui alat berat, alur lalu Lalang warga sekitar jalan tol serta dampak tol terhadap pertanian. Ini kita tuangkan dalam kesepakatan kerjasama,”ungkap Hapis. (iso)

Infografis Lembaga Penyalur LPG di Sumsel

Sosialisasi Penukaran Uang Peringatan Kemerdekaan 75 Republik Indonesia

Publisher : Apriandi

Avatar

Lihat Juga

Herman Deru Disambut Ribuan Muslimat NU

OKUT, KoranSN Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel), H Herman Deru menghadiri pengajian akbar Muslimat NU di …