Kadisdik Tinjau SD Napal Maling

Plt Kadisdik Muratara, Ratnawati saat meninjau SD Napal Maling. (foto-sunardi/koransn.com)

Muratara, KoranSN

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) Ratnawati, meninjau Sekolah Dasar Negeri (SDN) Embacang Lama lokal jauh atau yang sering disebut SD Napal Maling yang berlokasi di Dusun empat Napal Maling, Selasa (22/1/2019).

Dalam kesempatan itu, Plt Kadisdik Muratara Ratnawati meminta kepada kepala sekolah (Kepsek) SDN Embacang Lama yang diwakili oleh Guru Garis Depan (GGD) SD Napal Maling Osman Toni agar memasang merek sekolah supaya keliatan tampak seperti gedung sekolah.

Ia berharap kepada GGD yang bertugas di SD Napal Maling agar pendidikan anak anak difokuskan pada pendidikan karakter dan agama.

“Yang paling penting pendidikan karakternya dan pendidikan keagamaan setelah mereka pulang dari sekolah. Saya sangat berterima kasih sekali dengan GGD, mudah mudahan dengan adanya GGD di daerah terpencil ini anak-anak bisa lebih pintar dan lebih maju dalam dunia pendidikan,” harapnya

Baca Juga :   11.000 PTT Muba Terima THR dan Gaji

Selain itu, Kadisdik juga menanyakan bagaimana kegiatan proses belajar mengajar di SD Napal Maling dan kelengkapan sarana dan prasarananya. “Nanti kita akan alokasikan bantuan untuk SD ini tidak melalui sekolah induk, berapa butuhnya nanti tolong diajukan saja,” ucapnya.

Kadisdik juga meminta kepada Osman Toni agar bisa memanfaatkan pekarangan sekolah supaya bisa ditanami tanaman yang bisa dimanfaatkan.

“Bagaimana sekolah anak-anak disini, jangan sampai anak-anak tidak sekolah, bila perlu jemput mereka,” kata Ratnawati.

Ditempat yang sama, salah satu GGD yang bertugas di SD Napal Maling, Osman Toni mengungkapkan saat ini yang sangat dibutuhkan oleh SD Napal Maling adalah mobiler seperti bangku dan kursi, karna bangku dan kursi sudah banyak yang rusak.

“Tidak banyak yang dibutuhkan, sesuaikan saja dengan jumlah siswa kita cuma 10 orang, ditambah dengan jumlah guru yang ada disini berjumlah 3 orang,” ungkap Osman.

Baca Juga :   Jumat Ini Piala Adipura Diarak Keliling Sekayu

Osman menuturkan, di SD Napal Maling hanya ada kelas dua sampai kelas enam saja, sedangkan untuk tenaga pengajarnya ada tiga orang.

“Disini ada dua orang GGD, saya dan ibu Dwi Widyaningsi. Kita tinggalnya di Rompok atau di Dusun Napal Maling, karena di perumahan guru dalam lingkungan sekolah sangat sepi dan jauh dari penduduk,” bebernya.

Ia menambahkan, selain mengajar di SD Napal Maling dirinya juga mengajar ngaji dan menggajarkan cara-cara shalat untuk anak-anak agar bisa membaca Alquran dan shalat. (snd)

Infografis Lembaga Penyalur LPG di Sumsel

Publisher : Awid Durrohman

Awid Durrohman

Lihat Juga

Tangani Covid-19, Pusat Pangkas DAU OKI Rp 32 Milyar

Kayuagung, KoranSN Pemkab OKI mengalami pemangkasan Dana Alokasi Umum (DAU) tahun 2021 mencapai Rp 32 …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.