Kalapas Klas II Lubuklinggau Akui Ada Oknum Ikut Bermain





Barang bukti yang berhasil diamankan saat tim gabungan melakukan Sidak di Lapas Klas II A Lubuklinggau. (foto-rifat/koransn.com)

Lubuklinggau, KoranSN

Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Klas II Lubuklinggau, Imam Purwanto mengakui ada oknum diduga ikut bermain didalam Lapas. Pengakuan tulus orang nomor satu di Lapas Kelas II A yang berlokasi di Jalan Depati Said Kelurahan Lubuklinggau Barat II Kota Lubuklinggau ini diungkapkannya menjawab pertanyaan Suara Nusantara menyusul ditemukannya beberapa barang bukti yang seyogyanya dilarang keras berada dalam kamar warga binaan.

Imam menerangkan, barang-barang yang diamankan hasil dari razia gabungan dari Polres Lubuklinggau, BNN Kota Lubuklinggau dan Subdenpom II/4-5 Lubuklinggau, Kamis kemarin (9/8/2018) dari dalam kamar sel warga binaan diduga masuk dengan cara dilempar lewat tembok lapas. Sebab dinding tembok pagar lapas sangat rendah hanya 3,5 meter.

“Jadi ada upaya pelemparan dan juga ada oknum,” ungkapnya.

Terkait masalah oknum Lapas itu, Imam mengatakan, pihaknya telah melaporkannnya ke Kantor Wilayah dan dihukum disiplin. Namun masih mengulang. “Inisilanya S. Jadi kita sudah cari informasi rupanya si S’ masih terus, tidak kapok-kapok. Padahal yang bersangkutan bulan Desember ini pensiun,” ujarnnya.

Dalam inspeksi mendadak (Sidak) yang menurukan 150 personil tergabung dalam tim gabungan tersebut, petugas berhasil menemukan dan mengamankan belasan HP, korek api gas , uang senilai jutaan rupiah, bermacam obat antara lain bodrek, konidin dan lainnya.

Sidak dipimpin dari Polres Lubuklinggau, Waka Polres Kompol Zulkarnain, Kepala BNN Kota Lubuklinggau, AKBP Edy Nugroho dan Subdenpom II/4-5 Lubuklinggau itu dimulai pukul 08.00 WIB hingga 10.00 WIB.

Barang-barang tajam seperti gunting, korek api, sendok dan ikat pinggang ikut pula diamankan.

Baca Juga :   Kades Tanjung Dalam Minta Dibangunkan Tower Pamsimas

Selanjutnyya barang bukti berupa barang yang diamankan tersebut akan dimusnahkan. “Ini program dari Pak Menteri yakni program bersih halinar yakni bersih HP, pungli dan narkoba,” kata Imam.

Selain itu, bersamaan dengan pelaksanaan razia kemarin, pihak BNN melaksanakan tes urine terhadap warga binaan. Hasilnya empat orang warga binaan positif narkoba. Keempat orang itu yakni satu orang berasal dari Curup dan tiga lagi dari Muratara.

Sementara itu, Wakapolres Lubuklinggau, Kompol Zulkarnain menjelaskan pelaksanaan sidak bekerjasama dengan BNN dan TNI dari Subdenpom II/4-5 Lubuklinggau dilaksanakan sesuai permintaan pihak Lapas dengan sasaran narkoba, tindak pidana dan barang-barang membahayakan seperti benda runcing, sajam dan HP. (rif)







Publisher : Awid Durrohman

Lihat Juga

Yopi Karim Silaturahmi dengan Keluarga Besar Desa Terusan, Rantau Telang dan Tanjung Agung

Lubuklinggau, KoranSN Bakal Calon Walikota Lubuklinggau H Rachmat Hidayat yang akrab dipanggil Yopi Karim mendapat …

error: Content is protected !!