Kalau Tak Sekarang, Kapan Lagi Korupsi Diberangus

Ilustrasi. (foto-net)

MASIH tentang korupsi, melanjutkan tulisan saya kemarin. Ternyata editorial masalah korupsi yang tak pernah berhenti, padahal KPK sudah melakukan banyak OTT dan tindakan, mendapat respon dari pembaca. Ada komentar yang menarik masuk ke whatsap penulis, bahwa praktek korupsi tak akan hilang. Pendapat ini tentu membuat miris, karena betapa menyedihkan Bumi Pertiwi akan terus tertatih dengan ‘penyakit’ yang namanya korupsi.

Tetapi kalau kita analisa secara umum, mungkin rakyat sudah lelah menyaksikan begitu banyaknya pelaku korupsi yang melenggang bebas, atau praktek haram ini kini dianggap biasa atau hal yang lazim.

Hingga banyak yang menilai dan berpendapat praktek haram ini tak akan hilang atau tak akan berhenti. Bisa juga disebabkan karena praktek mengambil uang yang bukan haknya ini sudah sangat lama terjadi, dari masa ke masa pemerintahan.

Kalau kita ulas masa lalu, perjalanan Bangsa ini memang selalu dan terus dibayangi banyak kasus korupsi. Setelah lepas dari orde baru (Orba), harapan Negeri ini bisa menumpas habis korupsi tak bisa dilakukan. Setelah KPK dibentuk pun, ternyata para pelaku korupsi terus ada. Bahkan di pemerintahan era ini, masyarakat masih saja terus menyaksikan oknum pejabat dengan entengnya melakukan praktek yang sama.

Ini ditunjukkan, dalam kurun waktu kurang dari enam bulan ini saja, OTT KPK banyak terjadi.

Ketegasan Pemerintahan Jokowi melalui KPK untuk memberangus korupsi patut kita dukung. Kalau tak dimulai saat ini, kapan lagi perubahan mendasar bisa terbentuk.

Baca Juga :   Mengapa Tak Ada Takutnya Korupsi?

Untuk itu kita support pemerintah untuk memberantas dan menyasar pelaku korupsi, siapapun itu tanpa pandang bulu. Jangan sampai di Negeri yang kaya ini, rakyat terus terbelenggu dengan kesusahan karena korupsi terus terjadi.

Bila tak ada tindakan nyata secara terus menerus, para oknum pejabat yang sudah terlena akan berpikir tak masalah untuk korupsi. Jangan sampai ada pikiran yang terkena OTT KPK hanya bernasib tak baik saja. Karena kalau ada pendapat seperti ini sangat berbahaya.

Kita sama-sama harus menyelamatkan harkat dan martabat Bangsa ini karena masih banyak oknum pejabatnya masih korupsi. (Agus Harizal Alwie Tjikmat)



Publisher : Awid Durrohman

Lihat Juga

Kapal Pengangkut Batubara Tabrak Plaza Dermaga 7 Ulu

Palembang, KoranSN Sebuah kapal tongkang pengangkut batubara menabrak Plaza Dermaga 7 Ulu, Kota Palembang, menyebabkan …

error: Content is protected !!