Kampanye Damai Disambut Antusias Warga Lubuklinggau



Deklarasi kampanye damai pemilihan Walikota -Wakil Walikota Lubuklinggau priode 2018-2023 yang ditandai dengan pelepasan balon ke udara. (foto-rifat/koransn.com)

Lubuklinggau, KoranSN

Suasana Kampanye damai disambut penuh antosias warga Kota Lubuklinggau. Pemandangan penuh kegembiraan dan persaudaraan saling sapa dan senyum ini tercermin saat dilaksanakannnya Deklarasi Kampanye Damai oleh KPU Daerah Kota Lubuklinggau, Minggu sore kemarin (18/2/2018).

Para pendukung, tim pemenangan, tim pendukung dan simpatisan ke tiga Paslon Walikota dan Wakil Walikota begitu tiba dihalaman KPU yang berlokasi di Kelurahan Kayu Ara Kecamatan Lubuklinggau Barat I Kota Lubuklinggau tersebut, langsung turun dari kendaraan diwarnai saling sapa, senyum dan meneriakkan yel-yel masing-masing Paslon.

Pemandangan lain penuh persaudaraan dan kekeluargaan dan patut untuk dijadikan teladan lebih sikap dikedepankan tiga Paslon yakni Paslon nomor 1 H Toyeb Rekembang–Sopyan (Tos), Paslon nomor urut 2 H SN Prana Putra Sohe–H Sulaiman Kohar (Nansuko) dan Paslon nomor urut 3 H Rustam Effendi–Rizky Aprilia (RR).

Ke tiga Paslon ini begitu ketemu didepan panggung tempat digelarnya acara Deklarasi Kampanye Damai itu, mereka satu persatu saling sapa, senyum bahkan saling rangkul sebagaimana layaknya keluarga besar yang sudah lama tidak ketemu.

Kegembiraan semakin membahana menyambut agar kampanye pada masa Pemiliahan Walikota dan Wakil Walikota (Pilwako) 2018-2023 ini berlangsung secara damai itu, saat ke tiga paslon dan semua tim dipersilahkan oleh Ketua KPUD Kota Lubuklinggau, Efriadi Suhendri untuk sama-sama berdiri mengiringi lagu bernada kampanye dalam salah satu band ternama di Kota Lubuklinggau.

Baca Juga :   TNI Bantu Sukseskan Imunisasi Difteri

Bahkan tidak hanya para Paslon ini, Pjs Walikota H Riki Junaidi, Ketua DPRD H Rodi Wijaya, Kajari Zuraidah, Dandim 0406 MLM Letkol Kav Dodi Syamsurizal, Kapolres Lubuklinggau AKBP Sunandar turut menghadiri acara tersebut bersama komisioner KPU, Panwaslu ikut menyemangati agar terciptanya kampanye dan suasana damai hingga terpilihnya Walikota dan Wakil Walikota Lubuklinggau priode 2018–2023 yang akan datang.

Dekralasi Kampanye Damai merupakan salah satu agenda KPUD Kota Lubuklinggau itu, ditandai dengan penandatangan dan pelepasan balon udara.

Tak hanya itu, Deklarasi Kampanye Damai ini juga diwarnai karnaval ketiga Paslon dengan rute Kantor KPU–Jalan Garuda-Jalan Yos Sudarso–Simpang Periuk–Siring Agung-Jalan Kenanga 2-belok kanan Rumah Dinas Bupati Musirawas-Jalan Jalinsum Lama–Jembatan Ulaksurung-Simpang Pemiri–Jalan Depati Said-Simpang SMAN 1 dan kembali finish Kantor KPUD di Kelurahan Kayu Ara Kecamatan Lubuklinggau Barat I Kota Lubuklinggau.

Ketua KPUD Kota Lubuklinggau, Efriadi Suhendri dalam kesempatan itu pada intinya menyatakan, agar semua paslon, tim pendukung, tim pemenangan, relawan dan simpatisan lain tetap mengikuti aturan yang telah digariskan oleh KPU.

“Selama masa kampanye, ada sejumlah hal yang tidak boleh dilakukan atau dengan kata lain masuk “ larangan “ dan pelanggaran terhadap larangan ini bisa dikenakan tindak pidana Pemilu “, tegasnya.

Dijelaskan, larangan yang tidak boleh dilakukan itu antara lain, mempersoalkan dasar negara Pancasila, Pembukaan UUD 1945, dan bentuk Negara Kesatuan Republik Indonesia. Melakukan kegiatan yang membahayakan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia, menghina seseorang, agama, suku, ras dan golongan, calon dan/atau Peserta Pemilu yang lain.

Baca Juga :   Ida Fitriati: Karhutla Penyebab Tingginya Pencemaran Udara

Lalu menghasut dan mengadu domba perseorangan ataupun masyarakat, mengganggu ketertiban umum.

Mengancam untuk melakukan kekerasan atau menganjurkan penggunaan kekerasan kepada seseorang, kelompok anggota masyarakat dan/atau Peserta Pemilu yang lain. Lebih lanjut ditegaskan Eef, sapaan Efriadi Suhendri itu, berdasarkan peraturan KPU, juga dilarang merusak dan/atau menghilangkan alat peraga kampanye Peserta Pemilu, menggunakan fasilitas pemerintah, tempat ibadah dan tempat pendidikan.

Kemudian membawa atau menggunakan tanda gambar dan/atau atribut selain dari tanda gambar dan/atau atribut Peserta yang bersangkutan, dan menjanjikan atau memberikan uang atau materi lainnya kepada peserta Kampanye Pemilu. Hal senada disampaikan Pjs Walikota Lubuklinggau, H. Riki Junaidi.

Menurutnya selain tetap mengikuti aturan yang ada, juga mengajak agar Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Lubuklinggau disambut dengan penuh kegembiraan dan tetap mengedepankan persaudaraan dan menjaga persatuan dan kesatuan sehingga nantinya akan menghasilkan Pemilu yang berkualitas dan membawa nama harus Kota Lubuklinggau.

“Mari kita jaga persatuan dan kesatuan, agar nantinya pelaksanaannya dapat terlaksana dengan baik dan mengharumkan nama Kota Lubuklinggau,” tandasnya,“. (rif)







Publisher : Awid Durrohman

Lihat Juga

Proyek Tol Seksi II Prabumulih-Muara Enim Masuk PSN 2025

Muara Enim, KoranSN Pj Bupati Muara Enim Dr H Ahmad Rizali MA memastikan proyek jalan …

error: Content is protected !!