Kampus STIEBI Prana Putra Hadir di Kota Lubuklinggau





Menristekdikti RI Prof. Mohamad Nasir, Ph,D, AK didampingi Walikota Lubuklinggau H.SN Prana Putra Sohe meletakan batu pertama pembangunan kampus STIEBI Prana Putra.(foto-rifat/koransn)

Lubuklinggau, KoranSN

Berbagai ide cemerlang H SN Prana Putra Sohe baik secara pribadi maupun sebagai Walikota Lubuklinggau untuk memberikan yang terbaik bagi pembangunan di Kota Lubuklinggau. Salah satunya yang teranyar, yakni bakal hadirnya sarana pendidikan untuk meningkatkan sumber daya manusia (SDM) yaitu Kampus Sekolah Tinggi Ekonomi dan Bisnis (STIEBI) Prana Putra.

Pembangunan STIEBI besutan orang nomor satu di Kota Sebiduk Semare ini terletak di Jalan Sriwijaya Lingkar Utara Kelurahan Batu Urip Kecamatan Lubuklinggau Utara Kota Lubuklinggau, dan Kamis (25/7/2019) telah dilaksanakan peletakan batu pertama oleh Menteri Riset Teknologi dan Perguruan Tinggi Republik Indonesia (Menristekdikti RI) Prof Mohamad Nasir PhD AK.

Ketua STIEBI, HA Baidjuri Asir mengatakan, selama ini pelajar di Lubuklinggau dan sekitarnya karena minimnya perguruan tinggi beralih ke Palembang. Dari itu sejalan dengan ditetapkannya otonomi daerah, juga diberi otoritas pendidikan maka perlu didukung fasilitas pendidikan dan perguruan tinggi yang baru.

“Perguruan tinggi yang baru mendorong meningkatkan kualitas alumni pendidikan dan minat orang tua mempercayakan pendidikan. Yayasan Prana Putra Sohe akhirnya membangun STIEBI Prana Putra di atas lahan 2,5 Ha agar mampu melahirkan alumni yang berkualitas,” ujarnya.

Menurutnya, dari luas lahan tersebut akan dibangun kampus di lahan 1 Ha, kemudian 1 Ha lagi untuk kebun, kemudian di lahan 0,5 Ha untuk penyulingan dan sebagai agrowisata, sehingga menjadi penghasilan tersendiri bagi managemen kampus.

Baca Juga :   Pelajar se-Kota Pagaralam Diajak Tingkatkan Minat Baca

“Akan didahulukan membangun masjid sesuai perjalanan Rasulullah akan kami beri nama Masjid Al Nasir. Dengan motto Kreatif, Inovatif dan Kompetitif. Menjadi perguruan tinggi yang terkemuka memiliki keunggulan kompetitif bidang manajemen dan bisnis berorientasi global dan berkarakter enterpreneurship,” paparnya.

Diungkapkannya, kuliah akan dilaksanakan pada Oktober nanti di kampus sementara STIEBI Prana Putra di Jalan Yos Sudarso Kelurahan Batu Urip Taba Kecamatan Lubuklinggau Timur I dengan dua prodi yakni Manajemen dan Bisnis.

Walikota juga menyampaikan, Kota Lubuklinggau tidak mengandalkan perkebunan dan pertambangan, makanya Lubuklinggau sebagai Kota Metropolis Madani diisi dengan pembangunan manusia dengan Kampus STIEBI guna membangun daya saing segala bidang karena diapit empat daerah.

“STIEBI menjadi daya saing di dunia pendidikan menciptakan SDM yang unggul dan siap,” paparnya.

Sementara Menristekdikti RI, Prof HM Mohamad Nasir mengaku, bangga dengan sambutan masyarakat Lubuklinggau bahkan ia diberi gelar adat Pangeran Meraje Pandu Winata.

“Selamat kepada STIEBI Praba Putra ini. Mendirikan sekolah itu mudah, tapi bagaimana menghasilkan sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas, itu yang jadi tantangan. Ini yang harus kita letakkan pada pendidikan kita yang berkualitas, kompetitif berdaya saing. Kalau tidak akan terjadi alumni pengangguran yang terselebung,” jelasnya.

Dari itu lanjutnya, harus dilihat dari sisi pasarnya dan pasar kerjanya.

“Indonesia juga sudah terkenal dengan Unicorn-nya, pada tahun 2018 saya tanyakan pada Gojek berapa omsetnya rupanya sampai setengah triliun. Total omsetnya 550 juta dollar Amerika, padahal dia tidak ada warung usahanya usianya 34 tahun waktu itu,” paparnya.

Baca Juga :   Bupati Berikan Reward Untuk Guru di PALI

Menurutnya, kalau dikembangkan pada pendidikan tinggi menjadi sangat penting bagi mencetak generasi yang disiapkan untuk terjun ke dunia tersebut. Sebab, cyber sistem mengintegrasi antara fisik dan informasi sehingga yang namanya manajemen, itu management digital.

“Ini tantangan kita bersama maka Presiden mendorong peningkatan kualitas SDM. Dimana ada 4.279 perguruan tinggi dengan 8 juta mahasiswa, yang jadi pertanyaan, mana saja yang bersaing di dunia, hanya ada dua yang masuk 500 kampus dunia. Ini yang sangat segera didorong. Karena untuk maju ada kolaborasi dan kerjasama,” ujarnya.

Pantauan Suara Nusantara, kehadiran Menteri Riset Teknologi dan Perguruan Tinggi Republik Indonesia (Menristekdikti RI), Prof Mohamad Nasir PhD AK ke Kota Lubuklinggau ini mendapat gelar kehormatan dari Lembaga Penasehat Adat Kota Lubuklinggau yang diserahkan langsung oleh Ketua H Abu Nawas.

Gelar tersebut ialah Pangeran Meraje Pandu Winata, yang bermakna pemimpin teladan dan penata ilmu pendidikan. Tampak mendampingi Menristekdikti, Sesdirjen Lembaga Ristekdikti Agus Indarto, Ketua Dikti Sumbagsel Prof Dr Slamet Widodo, Wakil Rektor Unsri Prof Zainudin Nawawi. (rif)





Publisher : Awid Durrohman

Lihat Juga

HD Apresiasi Inisiatif Masyarakat Desa Merah Mata Kembangkan Komoditi Laos

Banyuasin, KoranSN Gubernur Sumsel, H Herman Deru mengapresiasi langkah masyarakat Desa Merah Mata Kecamatan Banyuasin …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

error: Content is protected !!