Kantor Abu Tours Palembang Dibuka, Calon Jamaah Umroh Segera Diberangkatkan



Tampak suasana pemeriksaan Kantor Abu Tours Cabang Palembang. (Foto-Dedy/Koransn)

Palembang, KoranSN

Kantor Abu Tours Cabang Palembang di Jalan Inspektur Marzuki No 1616 Pakjo Palembang yang sebelumnya di-police line polisi akan dibuka. Bahkan pihak Abu Tours berjanji segera memberangkatkan umroh sekitar 7000 lebih calon jamaah, paling lambat akhir tahun 2018.

Hal tersebut dikatakan perwakilan Abu Tours Makassar, Andi Akbar Hasban, Selasa (27/2/2017) usai mendampingi dan menyaksikan penyidik Subdit I Keamanan Negara Ditreskrimum Polda Sumsel melakukan penggeledahan di Kantor Abu Tours Cabang Palembang.

“Kami datang ke Palembang memiliki itikad baik untuk memberangkatan semua calon jamaah yang telah mendaftar berangkat umroh di Kantor Abu Tours Cabang Palembang. Di Sumsel, ada sekitar 7000 lebih calon jamaah yang belum diberangkatkan, kami upayakan semuanya berangkat secara bertahap, paling lambat akhir 2018 mendatang,” katanya.

Masih dikatakannya, namun untuk tahap awal keberangkatan umroh, diutamakan para calon jamaah yang mengikuti maklumat Abu Tours pusat yang belum lama ini telah dikeluarkan, yakni salah satunya satu jamaah yang menambah sejumlah uang.

“Awal Maret 2018 ini ada calon jamaah dari Kantor Abu Tours Palembang yang diberangkatkan. Tapi yang diprioritaskan berangkat yang mengikuti maklumat. Sedangkan untuk calon jamaah lainnya, juga akan kami berangkatkan secara bertahap, Insya Allah sampai akhir 2018 nanti semua calon jamaah umroh berangkat,” ujarnya.

Baca Juga :   Sepekan 31 Pengedar Narkoba di Sumsel Diringkus

Dijelaskannya, bahkan di daerah lainnya di Indonesia, Abu Tours juga telah mulai memberangkatkan para calon jamaah umroh.

“Bahkan pimpinan Abu Tours, Muhammad Hamzah Mamba kini sedang berada di Mekkah mendampingi para jamaah yang telah berangkat umroh. Sedangkan untuk pimpinan Kantor Abu Tours Cabang Palembang bernama Ridwan, saat ini yang bersangkutan sedang berobat di Makassar, makanya saya mewakili Abu Tours pusat datang ke Palembang untuk menjembatani semua calon jamaah agar semuanya bisa berangkat umroh,” katanya.

Disinggung terkait alasan tidak diberangkatkannya para calon jamaah umroh? Dikatakannya jika hal tersebut terjadi karena adanya masalah teknis.

“Ada masalah teknis, yang jelas kami berniat baik untuk memberangkatan para calon jamaah. Sebab, kalau kami tidak ada niat baik buat apa kami datang ke Palembang. Insya Allah, semuanya berangkat,” janjinya.

Lebih jauh dikatakannya, jika pihaknya sudah berkoordinasi dengan kepolisian untuk kembali membuka Kantor Abu Tours Cabang Palembang. Tujuannya, agar para calon jamaah yang belum berangkat umroh bisa mendapatkan informasi jadwal keberangkatan serta informasi lainnya.

“Secepatnya kami akan buka kantor ini, mungkin besok (hari ini) atau lusa. Sedangkan terkait izinnya, kan ada dua versi, dan kami ada izin dari pusat. Buktinya, selama ini kami sudah 5 tahun beroperasi di Palembang,” tandasnya.

Baca Juga :   Bacok Tetangga, Warga Mandi Angin Dibekuk Setelah 10 Hari Buron

Sementara Kuasa Hukum Abu Tours, Heri Edi Satrio menambahkan, pihak Abu Tours akan secara perlahan memberangkatkan semua calon jamaah umroh.

“Meret 2018 ini ada 6000 calon jamaah yang akan diberangkatkan Abu Tours Pusat. Dari jumlah tersebut, 400 hingga 500 orang merupakan calon jamaah di Sumsel yang telah mendaftar di Kantor Abu Tours Palembang ini. Tapi, yang diberangkatan tersebut yang mengikuti maklumat. Sedangkan untuk yang tidak mengikuti maklumat juga akan diusahakan berangkat, akan tetapi jadwalnya diatur. Jadi, Abu Tours memiliki niat baik,” jelasnya.

Masih dikatakannya, sedangkan untuk proses hukum Abu Tours di Polda Sumsel, dirinya selaku pihak kuasa hukum akan terus berkoordinasi dengan pihak kepolisian dan selalu kooperatif menghadirkan saksi-saksi dari pihak Abu Tours yang dibutuhkan oleh penyidik.

“Selain kooperatif, pihak Abu Tours juga berusaha memberangkatan semua calon jamaah umroh. Jadi, Abu Tours bertanggungjawab. Nah, terkait selama ini adanya calon jamaah yang tidak berangkat umroh, itu terjadi karena masalah teknis dan tidak bisa kami jelaskan. Intinya, kami akan mengikuti proses hukum sembari memberangkatkan para calon jamah umroh,” pungkasnya. (ded)







Publisher : Apriandi

Lihat Juga

KPK Tetapkan 21 Tersangka Korupsi Dana Hibah Pokmas Jawa Timur

Jakarta, KoranSN Tim Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan 21 tersangka dalam pengembangan penyidikan dugaan …

    error: Content is protected !!