Kantor BKPSDM Dibobol Maling, Rp 150 Juta Melayang



Tampak dinding yang dibobol oleh pelaku untuk melancarkan aksinya. (foto-rifat/koransn.com)

Lubuklinggau, KoranSN

Kantor BKPSDM Kota Lubuklinggau dibobol maling. Akibat kejadian tersebut kerugian ditafsir hingga 150 juta. Tak hanya uang, sejumlah data ASN juga banyak yang hilang karena tersimpan datanya di laptop dan PC yang dicuri.

Sekretaris BKDSDM, Abdullah Rizal saat diwawancarai pada awalnya sedikit enggan berkomentar banyak, namun pada akhirnya iapun sedikit menceritakan apa saja barang yang hilang dikantornya.

“3 PC, 4 unit Laptop, 2 Tv dan 2 unit Router, ditafsir sekitar 150 juta kerugiannya. Data-data penting juga banyak yang ikut terbawa maling, karena PC dan laptop dicuri, dan berkas dikantor semuanya berhamburan, karena diobrak abrik maling yang diperkirakan mencari uang di laci kantor. Kejadian kemalingan ini terjadi pada dini hari senin (26/2/2018),” terangnya.

Baca Juga :   Mencoba Kabur, Pelaku Curanmor Ambruk Ditembak Polisi

Ia menambahkan kalau CCTV dikantor ada, namun tidak tahu berfungsi atau tidak, karena itu sudah diserahkan ke pihak yang berwenang.

“3 CCTV ada yang ditutup pakai sapu ijuk, ada yang disiram tinta, mengenai merekam atau tidak, silakan bertanya pada pihak kepolisian yang sudah melakukan olah TKP di sini,” paparnya.

Kejadian tersebut baru diketahui pihaknya setelah cleaning service datang sekira pukul 6 30 pagi ini, dan ia melihat dinding belakang jebol, dam seisi kantor berantakan.

“Saya baru dapat kabar pagi ini, dan tak tau persis kronologisnya, serta kejadiannya jam berapa, namun saat ini kami masih bingung mencari arsip data yang ikut hilang di dalam laptop dan pc di curi maling,” ungkapnya.

Baca Juga :   Ribut Warisan, Keponakan Bacok 1 Keluarga

Kapolsek Lubuklinggau Barat, Iptu Sophian Hadi membenarkan telah terjadinya kemalingan dikantor BKPSDM, dan pihaknya telah melakukan olah tkp dan sedang mendalami motif serta penyelidikan lebih lanjut.

“Dari olah TKP kita temukan choke biliard yang masih baru, ini menjadi salah satu petunjuk kita, dan masih kita dalami lagi, serta mencari bukti-bukti pendukung lainnya,” jelasnya.

Ditambahkan Sophian kalau maling ini masuk dari bagian dapur kantor dengan memanjat tembok dan membobol dinding bata. “Lobang di dinding cukup besar, itulah yang menjadi celah masuk mereka, dan celah untuk mengeluarkan barang yang mereka curi,” ujarnya. (rif)







Publisher : Imam Ndn

Lihat Juga

KPK Tetapkan 21 Tersangka Korupsi Dana Hibah Pokmas Jawa Timur

Jakarta, KoranSN Tim Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan 21 tersangka dalam pengembangan penyidikan dugaan …

    error: Content is protected !!