Kapal Tongkang Tagana Ditepung Tawar

Bupati Muratara, HM Syarif Hidayat berfoto bersama Kadinsos Muratara, H Zainal Aripin dan anggota Tagana Muratara usai memberikan tepung tawar pada kapal tongkang. (foto-sunardi/koransn.com)

Muratara, KoranSN

Salah satu tradisi yang masih digunakan di kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) yakni Tepung Tawar, seperti yang dilakukan Bupati Muratara HM Syarif Hidayat pada saat serah terima Kapal Tongkang kepada Tagana Muratara, Selasa (17/10/2017).

“Tepung tawar itu hanya tradisi, tepung tawar itu tolak balak. Kita bermohon juga kepada Allah, tadi baca bismillah kan. Yang namanya media itu macam-macam yang penting selamat,” kata Bupati usai berikan tepung tawar pada kapal tongkang milik Tagana Muratara.

Pada kesempatan itu, Syarif Hidayat mengucapkan terima kasih pada Kepala Dinas Sosial Zainal Aripin yang telah berusaha mencari dana untuk membuat samacam kapal yang berkapasitas 19 ton.

“Jadi dengan adanya armada kita ini, tidak ada masalah lagi andai kata ada banjir yang akses jalan darat tertutup. Kita pakai sungai untuk menyalurkan bantuan yang bagi masyarakat ada di pinggir sungai, insya Allah bantuan langsung sampai hari itu juga,” katanya.

Lanjut Bupati, kalau selama ini jalan darat terputus dan susah untuk untuk menyalurkan bantuan, jadi sekarang ini tidak ada alasan lagi bantuan tidak sampai kepada masyarakat yang terkena dampak banjir.

“Tim tagana dengan yang beranggotakan sebanyak 70 orang siap terjun ke lapangan, tim ini sudah terlatih untuk membantu masyarakat yang terkena musibah banjir,” ungkapnya.

Bupati mengatakan, walaupun sudah tersedia sarana yang bagus, mapan, ia mengajak berdoa kepada Tuhan supaya jangan ada banjir, dan kalaupun hujan biar jadi barokah bagi rakyat.

“Banjir itu bisa berdampak baik juga bagi masyarakat karena bisa mengambil ikan mudik tapi jangan musibah, yang namanya musibah itu rumah hanyut, masjid hancur, kita harapkan dengan tuhan jangan terjadi lagi di Muratara,” harapnya.

Baca Juga :   Rayakan Ultah Pj Bupati Muara Enim Saat Berolahraga Bersama

Syarif Hidayat menambahkan, dengan adanya perahu ini bantuan itu tidak ada kendala lagi untuk menyaurkan bantuan. “Tim kita siap untuk mengantarkan bantuan ke pelosok-pelosok yang terkena dampak banjir,sebab yang namanya dampak banjir itu sampai lima hari, kan mereka tidak bisa keluar. Nah inilah yang dinamakan dampak dan kita bantu selama lima hari itu dengan memberikan sembako karna mereka itu tidak bisa mencari, masakpun susah karna dapurnya terendam,” bebernya.

Sementara Kepala Dinas Sosial Muratara H Zainal Aripin Daud mengatakan, penyerahan satu buah tongkang dari Bupati Muratara kepada Tagana Muratara untuk transportasi sungai apabia terjadi banjir.

“Gunanya untuk pengiriman bantuan saat terjadi banjir karna jalan darat tidak bisa di lalui oleh kendaraan baik roda dua maupun roda empat,” pungkasnya. (snd)



Publisher : Awid Durrohman

Lihat Juga

Kemenkumham Sumsel Verifikasi Kepuasan Pelayanan di Lapas Lubuklinggau

Lubuklinggau, KoranSN Kepala Divisi Pelayanan Hukum dan HAM Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Sumatera …

error: Content is protected !!