Kapolda: Demi Hukum 4 Tersangka OTT Disdik Sumsel Segera Bebas

Irjen Pol Zulkarnain Adinegara, (foto-dok/ferdinand/koransn.com)

Palembang, KoranSN

Kapolda Sumsel, Irjen Pol Zulkarnain Adinegara, Rabu (18/10/2017) mengatakan, Polda Sumsel segera membebaskan penahanan empat tersangka kasus Operasi Tangkap Tangan (OTT) dugaan Pungutan Liar (Pungli) sertifikasi guru di Dinas Pendidikan (Disdik) Sumsel. Dikeluarkannya para tersangka dari tahanan, lantaran masa penahanannya sudah hampir habis.

Diketahui keempat tersangka yang ditahan Polda Sumsel tersebut yakni; Kabid Pendidikan dan Tenaga Kependidikan (PTK) Disdik Sumsel berinisial ‘SE’, Kasi PTK SMA, ‘K’ serta dua orang staf PTK SMA Disdik Sumsel berinisial, ‘A’ dan ‘W’. Mereka ditahan usai OTT yang dilakukan Satgas Saber Pungli Polda Sumsel, Kamis 20 Juli 2017 lalu.

“Berdasarkan undang-undang untuk penahanan yang dilakukan pihak kepolisian, masanya yakni sekitar 110 hari. Nah, keempat tersangka OTT (Disdik) Sumsel ini masa penahannya sudah hampir habis, sebab sebelumnya mereka sudah ditahan 20 hari, kemudian diperpanjang lagi selama 40 hari, lalu diperpanjang kembali masa penahannya hingga 60 hari. Kalau dijumlahkan, masa penahannya sudah hampir habis makanya mereka akan dikeluarkan dari tahanan demi hukum,” kata Kapolda.

Baca Juga :   Awal Tahun, Ahmad Sobari Tewas Tersambar Petir

Masih dikatakan Kapolda, walaupun nantinya keempat tersangka dikeluarkan dari tahanan namun untuk proses hukumnya masih terus dilakukan oleh penyidik Polda Sumsel.

“Sekarang ini berkas perkara keempat tersangka dinyatakan jaksa P19 (belum lengkap). Jadi, walaupun keempat tersangka dikeluarkan dari tahanan namun penyidik tetap berusaha melengkapi petunjuk dari jaksa agar berkas perkaranya dapat dinyatakan jaksa P21 (lengkap). Oleh karena itu, walaupun para tersangkanya dikeluarkan, kita tetap malakukan proses hukum terkait kasus OTT ini,” ujarnya.

Menurut Kapolda, yang membuat berkas perkara dinyatakan tidak lengkap oleh jaksa, karena dalam perkara ini tidak ada saksi yang memberikan kesaksian jika pemberian uang Pungli sertifikasi guru kepada para tersangka dilakukan dengan keadaan terpaksa. Dari itulah, jaksa meminta penyidik Polda Sumsel mencari saksi-saksi tersebut.

Baca Juga :   Kesal Motor Ditarik, Warga Gandus Nyaris Bakar Hidup-hidup Pegawai Leasing

Infografis Lembaga Penyalur LPG di Sumsel

Sosialisasi Penukaran Uang Peringatan Kemerdekaan 75 Republik Indonesia

Publisher : Awid Durrohman

Awid Durrohman

Lihat Juga

Wali Kota Cimahi Diduga Terima Suap Rp 1,6 Miliar

Jakarta, KoranSN Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menduga Wali Kota Cimahi, Ajay Muhammad Priatna (AJM) telah …