Kapolda: Kami Tidak Takut Teroris, Pangdam Ada yang Mengganggu Kami Sikat

Anggota TNI Kodam II/Swj saat memecahkan batu menggunakan kepala (Foto-Humas Polda Sumsel)

Palembang, KoranSN

Kapolda Sumsel, Irjen Pol Agung Budi Maryoto, Jumat (7/7/2017) menyatakan pihaknya tidak takut akan ancaman teroris, sedangkan Pangdam II/Swj, Meyjen TNI, AM Putranto mengungkapkan jika ada yang menggangu Sumsel dan NKRI akan disikat.

Demikian dikatakan Kapolda Sumsel dan Pangdam II/Swj usai menggelar latihan beladiri bersama dalam rangka mewujudkan sinergitas menjaga keutuhan NKRI, Pancasila dan UU 45.

Dikatakan Kapolda Sumsel, saat ini anggota kepolisian dan TNI menjadi sasaran teroris. Dari itulah, walaupun anggota telah sering melakukan latihan beladiri namun perlu dilakukan latihan bersama antara Polri dan TNI seperti yang dilakukan di Polda Sumsel.

Baca Juga :   Pasar Lahat Mencekam, Dua Kubu Pengelola PTM Square Saling Serang
Kapolda Sumsel dan Pangdam II/Swj saat melakukan latihan beladiri bersama di Polda Sumsel. (Foto-Humas Polda Sumsel)

“Sasaran sel-sel teroris saat ini adalah anggota Polri dan TNI, untuk itu kita melakukan latihan bersama seperti ini, agar lebih siap dan saya tegaskan, jika kami tidak takut dengan ancaman teroris bahkan Polri akan mengungkap kasus-kasus teror yang terjadi,” tegas Kapolda.

Dilanjutkan Kapolda, latihan bersama yang dilakukan juga untuk meningkatkan beladiri setiap anggota baik Polri maupun TNI.

“Jadi terkait teror, saya juga tegaskan jika jajaran kami tidak akan takut, kami siap menghadapi ancaman,” ujarnya.

Sementara Pangdam II/Swj, Meyjen TNI AM Putranto mengungkapkan, dirinya dan Kapolda Sumsel memiliki keinginan yang sama untuk menjaga Provinsi Sumsel, sehingga masyarakat menjadi aman dan nyaman.

Baca Juga :   Terdakwa Kasus Dana Hibah Didakwa Penyalahgunaan Wewenang, Timbulkan Kerugian Negara 21 M

Lanjut Pangdam, latihan bersama yang dilakukan bertujuan agar anggota TNI dan kepolisian memiliki pemikiran yang sama, selain itu bertujuan untuk meningkatkan kemampuan beladiri dan kepercayaan diri setiap anggota.

“Jadi saya sampaikan, jika ada orang-orang yang mencoba menganggu maka kami sikat habis, dia atau kami. Ini kami lakukan agar jangan sampai ada yang menganggu-gangu NKRI,” tegas Pangdam. (ded)

Infografis Lembaga Penyalur LPG di Sumsel

Sosialisasi Penukaran Uang Peringatan Kemerdekaan 75 Republik Indonesia

Publisher : Apriandi

Avatar

Lihat Juga

Resmi Ditetapkan Bupati dan Wabup OKUT Terpilih, Enos-Yudha Ajak Masyarakat Bersatu

Martapura, KoranSN Komisi Pemilihan Umum (KPU) OKU Timur secara resmi menetapkan pasangan calon H. Lanosin …