Kapolda Pastikan Sofyan Korban Begal

Kapolda Sumsel, Irjen Pol Zulkarnain Adinegara. (foto-dedy/koransn.com)

Palembang, KoranSN

Pihak kepolisian Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Sumsel membekuk satu tersangka terkait kasus hilangnya Sofyan (47) driver taksi online yang hilang. Tersangka tersebut yakni Ridwan (42), warga Desa Batu Gajah Kecamatan Rupit Kabupaten Muratara yang ditangkap polisi di kawasan Desa Sungai Lanang Kecamatan Rawas Ulu Muratara.

Kapolda Sumsel, Irjen Pol Zulkarnain Adinegara, Senin (12/11/2018) mengatakan, korban Sofyan dipastikan menjadi korban perampokan atau begal yang dilakukan oleh empat pelaku. Bahkan dari empat pelaku tersebut, satu tersangka sudah berhasil ditangkap dan kini masih dilakukan pengembangan.

“Dari keterangan satu pelaku yang tertangkap ini, dia mengaku jika saat kejadian korban Sofyan tangan dan kakinya dipegangi, dan ada juga pelaku yang mencekik korban jadi korban meninggal dunia. Tapi, untuk korban saat ini belum ditemukan. Sebab, pengakuan dari pelaku yang kami tangkap saat kejadian korban di buang di kawasan Sekayu, tapi pelaku tersebut mengaku lupa lokasi membuangnya dimana,” ungkap Kapolda.

Masih dikatakan Kapolda, dikarenakan saat ini baru satu tersangka yang ditangkap dan korban belum ditemukan, dari itulah Polda Sumsel belum merilis kasusnya ke media.

“Jadi saat ini kami masih melakukan pengembangan untuk mengejar tiga pelaku lainnya yang belum tertangkap. Selain itu, kami juga masih mencari keberadaan korban dengan menyisir kawasan di Sekayu, walaupun dari keterangan satu pelaku yang ditangkap, saat ditangnya dia selalu mengaku lupa tempat membuang korban,” katanya.

Menurut Kapolda, dengan telah ditangkapnya satu dari empat pelaku maka dirinya menilai kasus hilangnya Sofyan sama seperti kasus-kasus perampokan driver taksi online yang sebelumnya sudah diungkap oleh Polda Sumsel.

“Kejam nian pelakunyo, mangkongyo aku nak serius nian. Aku kejer tiga pelaku yang masih buron dan aku himbau agar ketiga pelaku yang belum ditangkap ini untuk serahkan diri bae, kalau idak agek nasibnyo samo cak yang lain-lain yang sudah aku sikat. Jadi kalau dak nyerahke diri, yo sudah aku sikat mereka,” tegas Kapolda.

Baca Juga :   Cabuli Anak Dibawah Umur, Tukang Ojek di Lahat Ditangkap Polisi

Sementara pantauan di rumah orang tua Sofyan di Jalan Jenderal Sudirman Gang Pelita Kelurahan Ario Kemuning Kecamatan Kemuning Palembang, tampak pihak keluarga berkumpul.

Hidayat (29), adik kandung Sofyan yang menjadi juru bicara keluarga mengungkapkan, jika sampai saat ini pihak keluarga belum mendapatkan kabar perkembangan hilangnya korban dari pihak kepolisian Polda Sumsel.

“Kalau info terkahir dari Polda yang kami terima jika pihak kepolisian masih mencari keberadaan kakak saya, itu saja. Selain itu kami belum menerima informasi lainnya,” ungkapnya.

Menurutnya, dirinya memang sempat mendengar isu jika satu pelaku terkait kasus hilangnya korban sudah diamankan dan juga kabar terkait Sofyan sudah ditemukan. Namun kabar tersebut bukan dari pihak kepolisian sehingga pihak keluarga belum dapat memastikannya.

“Karena belum ada bukti otentik makanya kami belum dapat pastikan isu atau kabar tersebut, sebab kalau ada perkembangan tentunya pihak kepolisian menyampaikan kepada kami. Namun sejauh ini belum ada,” tegasnya.

Lebih jauh dikatakannya, semenjak kakaknya Sofyan hilang, istri dan empat anak Sofyan tinggal di rumah orang tuanya tersebut.

“Di sini banyak keponakan kami yang masih kecil-kecil, sehingga keempat anak kakak saya tidak terlalu ingat dengan hilangnya Sofyan. Sebab kesehariannya mereka asik bermain. Hanya saja, belum lama ini Apika (10), anak bungsu dari kakak saya sempat mengigau saat tidur dengan mengungkapkan kata-kata

“Papah agek balek”. Namun hanya satu kali ngigau, keesokan harinya tidak lagi,” terangnya.

Lanjut Hidayat, dengan belum ditemukannya Sofyan maka pihak keluarga setiap malam selalu berkumpul membaca Yasin dan berdoa agar Sofyan segera ditemukan.

“Setiap malam kami selalu berdoa yang terbaik untuk saudara kami Sofyan. Apabila nanti sudah ditemukan dan apapun kabar yang kami terima, baik itu kabar baik maupun kabar buruk, kami pihak keluarga akan menerimannya. Selain itu, kami juga selalu berdoa supaya anggota kepolisian yang sedang mencari kakak saya selalu dilindungi agar tidak terjadi apa-apa saat mereka menjalankan tugas di lapangan,” pungkas Hidayat.

Baca Juga :   Otak Perampokan & Pembunuhan Driver Taksi Online Ditembak Mati, 1 Dilumpuhkan 1 Menyerahkan Diri

Diberitakan sebelumnya, atas hilangnya Sofyan, Selasa lalu (30/10/2018) istri korban yakni Fitriani (32) didampingi keluarga melapor ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu Polda Sumsel. Laporan tersebut diterima pihak kepolisian dengan bukti laporan Nomor: LPB/862/X/2018/SPKT Polda Sumsel.

Kapolda Sumsel, Irjen Pol Zulkarnain Adinegara menegaskan, jika dirinya telah membentuk tim untuk mengungkap menghilangnya driver taksi online Sofyan, yang hilang saat mengantarkan penumpang dari KM 5 menuju kawasan bandara.

“Kita serius mengungkap hilangnya korban, bahkan tim sudah saya bentuk untuk mengungkap hilangnya korban dan mengusut kasus ini hingga tuntas. Sedangkan untuk motif korban menghilang belum diketahui, sebab keberadaannya belum diketahui,” ungkapnya.

Masih dikatakan Kapolda, memang berdasarkan pemeriksaan saksi dari pihak keluarga korban dan juga teman-teman korban sesama driver taksi online, diketahui jika sebelum hilang, korban mendapat orderan dari akun seorang perempuan.

“Tujuan orderan itu yakni minta diantarkan dari KM 5 ke kawasan bandara. Namun saat korban mengambil orderan taksi online tersebut, ternyata tiga orang laki-lain yang ada di lokasi penjemputan, sehingga ketiga orang tersebut naik ke mobil korban. Tak lama kemudian handphone korban tidak aktif dan korban beserta mobilnya menghilang. Atas kejadian tersebut pihak keluarga korban telah membuat laporan ke Polda Sumsel dan kini kasusnya masih dalam proses penyelidikan,” tandas Kapolda. (ded)

Infografis Lembaga Penyalur LPG di Sumsel

Sosialisasi Penukaran Uang Peringatan Kemerdekaan 75 Republik Indonesia

Publisher : Awid Durrohman

Awid Durrohman

Lihat Juga

Pengelola Saham Jiwasraya Heru Hidayat Divonis Penjara Seumur Hidup

Jakarta, KoranSN Pemilik Maxima Grup, Heru Hidayat divonis penjara seumur hidup karena terbukti melakukan korupsi …