Kapolda Tak Ingin Gegabah Tetapkan Tersangka

DIDUGA DIOPLOS – Tim Laboratorium Polda Sumsel didampingi aparat kepolisian Sat Reskrim Polres Lahat saat mengambil sampel beras yang diduga dioplos di Gudang Bulog Subdivre Lahat yang berlokasi di gudang penyimpanan GGB Manggul Kabupaten Lahat. (foto-robby/koransn.com)

Palembang, KoranSN

Kapolda Sumsel, Irjen Pol Agung Budi Maryoto, Selasa (25/7/2017) mengaku tidak ingin gegabah dalam menetapkan tersangka terkait dugaan kasus oplosan beras keluarga pra sejahtera (Rastra) atau yang dulunya dikenal dengan beras untuk rumah tangga miskin (Raskin) yang ditemukan di Gudang Bulog Subdivre Lahat yang berlokasi di gudang penyimpanan GGB Manggul Kabupaten Lahat.

Diungkapkan Kapolda, untuk itulah pihaknya saat ini masih menunggu hasil pemeriksaan sample barang bukti beras yang masih diperiksa oleh Tim Laboratorium Polda Sumsel.

Baca Juga :   KPK Geledah Dua Perusahaan di Jakarta Terkait Bansos Mantan Mensos

“Saya tidak mau gegabah dalam menetapkan tersangkanya. Kita pastikan dulu dari hasil pemeriksaan labfornya, setelah hasilnya selesai dan ada indikasi pidananya, barulah kita terbitkan penetapan tersangka,” ujar Kapolda.

Menurut Kapolda, meskipun belum menetapkan tersangka namun dalam dugaan kasus ini sudah ada tiga orang pegawai Bulog Lahat yang statusnya terperiksa. “Ketiganya masih terperiksa nanti kita tunggu hasil dari laboratorium dulu untuk meningkatkan stasusnya,” ujar Kapolda.

Lebih jauh dikatakan Kapolda, pemeriksaan barang bukti yang dilakukan Tim Laboratorium Polda Sumsel bertujuan untuk memastikan jika barang bukti beras yang diduga dioplos memang berasal dari beras pengadaan tahun 2016 dengan pengadaan beras tahun 2017.

Baca Juga :   Pelaku Bobol Rumah di Prabumulih Selatan Diringkus

Infografis Lembaga Penyalur LPG di Sumsel

Sosialisasi Penukaran Uang Peringatan Kemerdekaan 75 Republik Indonesia

Publisher : Awid Durrohman

Awid Durrohman

Lihat Juga

Dokter Jamhari Meninggal Karena Penyakit Jantung

Palembang, KoranSN Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Pol Drs Supriadi MM, Senin (25/1/2021) mengatakan, jika …