4 Perampok Toke Kopi yang Buron, Kapolda: Tangkap Hidup Atau Mati

Kapolda Sumsel Irjen Pol Zulkarnain Adinegara (dua dari kanan)didampingi Wakapolda Sumsel Brigjen Pol Drs Bimo Anggoro Seno MH (dua dari kiri), Kapolres Paragalam AKBP Dwi Hartono (paling kiri) saat memperlihatkan empat senjata api yang digunakan para pelaku saat beraksi.- foto ferdinand deffryansyah/koransn

KAPOLDA Sumsel, Irjen Pol Zulkarnain Adinegara, Kamis (9/11/2017), memerintahkan anggotanya untuk menangkap hidup atau mati empat perampok toke karet di Pagaralam yang saat ini masih buron.

Hal tersebut dikatakan Kapolda terkait ditangkapnya tiga tersangka perampok toke karet yakni; Misgianto alias Blewong (33), Eko Riyadi (30) dan Gusti alias Komeng (35) oleh aparat kepolisian Subdit III Jatantras Polda Sumsel bersama Sat Reskrim Polres Pagaralam.

“Saya beri target satu bulan, tangkap hidup atau mati perampok yang belum tertangkap atau masih buron,” tegas Kapolda di depan Kasubdit III Jatanras, AKBP Erlintang Jaya dan Kapolres Pagaralam, AKBP Dwi Hartono.
Menurut Kapolda jika dirinya geram dengan kawanan perampok tersebut, sebab dengan sadis para perampok menembak korban hingga tewas.

“Saya geregetan dengan para perampok ini. Mereka sadis sekali menembak korbannya, bahkan menyekap dan mengancam para penghuni rumah,” jelas Kapolda.

Meskipun demikian Kapolda memerintahkan kepada anggotanya jika saat melakukan penangkapan terhadap para pelaku yang masih burun harus mengedepankan SOP kepolisian yang berlaku.

“Jika saat ditangkap para pelaku membahayakan anggota dan warga maka berikan tindakan tegas dan terukur. Dari itu, tangkap empat perampok tersebut hidup atau mati dengan segera,” ujar Kapolda.

Lanjut Kapolda, tindakan tegas yang diterapkan kepada para pelaku lantaran Kapolda menilai jika akibat aksi perampokan yang terjadi membuat nama Provinsi Sumsel tercoreng.

Baca Juga :   Lagi, Bocah Tewas Tenggelam di Sungai Komering Kayuagung

“Sumsel dikatakan rawan karena ulah mereka ini. Apalagi para perampok ini sudah 21 kali merampok. Maka dari itu segera tangkap pelaku-pelaku yang buron itu,” ungkapnya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun keempat pelaku yang masih buron tersebut yakni; ‘LA’, ‘DP’, ‘MS’ dan ‘GN’ yang keempatnya merupakan warga Lubuklinggau, OI dan Lahat. (ded)



Publisher : Awid Durrohman

Lihat Juga

KPK Dalami Aliran Uang Suap Gubernur Maluku Utara

Jakarta, KoranSN Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kini sedang mendalami aliran uang suap yang diterima …

error: Content is protected !!