Kapolda: Tidak Ada Ampun Bagi Pelaku Atau Aktor Dibalik Pengrusakan Kursi di JSC







Tampak Kapolda dan jajaran berada di Stadion JSC palembang. (Foto-Deni/KoranSN)

Palembang, KoranSN

Kapolda Sumsel, Irjen Pol Drs Zulkarnain Adinegara, Senin (23/7/2018) mengatakan, pengrusakan ratusan kursi di Stadion Jakabaring Sport City (JSC) sangat disayangkannya, dari itu pihak kepolisian akan tegas menegakan hukum dan tidak ada ampun bagi pelaku-pelaku atau aktor dibalik kejadian tersebut.

Hal tersebut ditegaskan Kapolda saat melakukan pengecekan kerusakan kursi-kursi di Stadion JSC.

“Ada kelompok tertentu yang mengeploitasikan ketidaksengan akan pengelolaan SFC, sehingga melakukan pengrusakan. Kami tentu menyayangkan, namun saya tegaskan saya akan menegakan hukum, dan tidak ada ampun bagi pelaku-pelaku atau aktor dibalik semua ini. Ini merupakan indikator persiapan kita dalam menyambut Asian Games,” tegas Kapolda.

Baca Juga :   Hendak Pergi Mengaji, Amiruddin Tewas Ditabrak Mobil Boks

Masih kata Kapolda, dari empat orang yang sudah ditangkap dalam kasus ini, dua diantaranya sudah ditetapkan sebagai tersangka akan terus dikembangkan lagi guna memburu pelaku pengrusakan lainnya.

“Kami akan kembangkan, kami punya CCTV, Kapolresta Palembang sengaja saya ajak untuk mengecek ke stadion ini, karena mereka yang memastikan. Dan mudah-mudahan sore ini atau besok bertambah lagi tersangkanya, jadi tidak ada yang merasa aman-aman saja melakukan kejahatan, saya pastikan secara tegas saya sikat betul mereka,” tutup Kapolda.

Baca Juga :   Diduga Konsumsi Narkoba, Frido Terjaring Razia di Tempat Karaoke

Diberitakan sebelumnya, kasus perusakan dan pelemparan kursi JSC terjadi, Sabtu sore (21/7/2018) saat pertandingan Sriwijaya FC dikandaskan Arema FC dengan skor 0-3 di kandang sendiri. Akibatnya, sekelompok oknum suporter merusak dan melempar 373 set kursi di tribun utara dan tribun selatan Stadion JSC Palembang. (den)







Publisher : Apriandi

Lihat Juga

Lansia yang Tenggelam di Sungai Ogan Ditemukan Meninggal Dunia

Palembang, KoranSN Tim SAR gabungan berhasil menemukan seorang Lansia bernama Maleha (70) yang sebelumnya tenggelam …

error: Content is protected !!