Kasus Baru COVID-19 Malaysia Lampaui 2.700 pada Kamis





Khairy seperti dikutip Bernama, Kamis (23/6/2022) mengatakan, bagaimanapun Malaysia siap untuk gelombang baru dan menekankan bahwa pernyataannya tidak menyebabkan kepanikan di kalangan warga Malaysia tetapi berfungsi sebagai tindakan pencegahan untuk mengendalikan transisi ke fase endemik.

“Saya pikir mungkin gelombangnya akan lebih awal dari prediksi kita saat ini. Misalnya, kasus hari ini (Kamis, 23/6/2022) melampaui 2.700, sebelumnya kita berada di level 1.000 hingga 2.000 kasus tetapi telah melampaui 2.000 kasus dalam dua tau tiga hari terakhir,” ujar dia.

Baca Juga :   Gubernur: Kekebalan Komunal di Kepri Capai 90 Persen

Selain dari kasus yang meningkat dengan dua klaster baru dan semua negara bagian telah menunjukkan peningkatan kasus, kecuali di Selangor, Johor, Kedah, Terengganu dan wilayah federal yang semuanya telah mencatatkan sedikit penurunan.

Ia sekali lagi mendesak mereka yang berusia 60 tahun ke atas mengambil suntikan vaksin penguat atau booster COVID-19 sebagai tindakan pencegahan terhadap gelombang berikutnya, yang diprediksi akan datang dalam dua atau tiga bulan ke depan.

Meski Malaysia sedang memasuki tahap transisi, ia mengatakan COVID-19 belum berakhir. Itu yang harus dihadapi, sehingga melakukan langkah preventif untuk menjaga kesehatan masyarakat harus dilakukan. (Antara/andi)

Baca Juga :   Begini Caranya Agar Luka Bakar Tak Membekas





Publisher : Apriandi

Lihat Juga

Pemprov Sulteng Terima 4.000 Tablet Obat Demam Keong dari Kemenkes

Palu, KoranSN Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Tengah (Sulteng) menerima sebanyak 4.000 tablet obat demam keong …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

error: Content is protected !!