Kasus Covid-19 Naik, Total Sumsel Capai 2.120

Juru Bicara (Jubir) Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Sumsel, Yusri. (Foto-Dedy/KoranSN)

Palembang, KoranSN

Kasus Covid-19 atau virus corona di Sumsel, Kamis (2/7/2020) jumlahnya terjadi kenaikan mencapai 2.120. Hal ini dikarenakan adanya penambahan 42 kasus yang baru. Demikian dikatakan Jubir Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Sumsel, Yusri.

Menurutnya, adapun rincian penambahan 42 orang yang terkonfirmasi positif Covid-19, terdiri dari; Palembang 32 orang, Muara Enim 1 orang, Banyuasin 5 orang, Ogan Ilir 2 orang, Pagaralam 1 orang dan OKI 1 orang.

“Kami sampaikan jika Covid-19 di Sumsel hingga kini belum dinyatakan selesai, dan masih terus terjadi kenaikan kasusnya, walaupun kadang jumlah kasus perharinya ada juga yang turun. Nah, karena penularan belum selesai maka kuncinya ada di masyarakat. Dimana harus tetap disiplin menjalankan protokol kesehatan dengan selalu mekai masker, jaga jarak dan sering cuci tangan dengan sabun di air mengalir,” katanya.

Baca Juga :   Rapid Test Gratis Bagi Terindikasi Covid-19, Untuk Mandiri Bayar Rp 300 Ribu Sampai Rp 500 Ribu

Diungkapkannya, sedangkan untuk pasien sembuh per tanggal 2 Juli 2020 terdapat penambahan sebanyak 37 orang, terdiri dari; Palembang 1 orang, Banyuasin 3 orang, Prabumulih 1 orang, OKI 31 orang, dan OKU Timur 1 orang.

“Dengan adanya tambahan pasien sembuh tersebut maka secara keseluruhan pasien sembuh di Sumsel hingga kini berjumlah 1.088 orang, dengan rincian; OKI 54 orang, Palembang 579 orang, OKU 40 orang, Pagaralam 1 orang, Prabumulih 33 orang, Lubuklinggau 90 orang, Banyuasin 77 orang, Musi Banyuasin 32 orang, Muara Enim 23 orang, Ogan Ilir 61 orang, Musi Rawas 31 orang, Muratara 22 orang, Lahat 11 orang, PALI 12 orang, OKUT 11 orang, Empat Lawang 1 orang, OKU Selatan 1 orang dan warga dari luar wilayah sebanyak 9 orang,” paparnya.

Baca Juga :   Alex Noerdin Benarkan Pasangan Dodi-Giri

Dilanjutkan Yusri, pihaknya selaku Gugus Tugas juga menghimbau masyarakat di Sumsel agar tetap menjaga kesehatan di tengah pandemi yang kini terjadi.

“Sebab, sebanyak apapun rumah sakit yang disiapkan jika masyarakat tidak bisa menjaga kesehatan maka rumah sakit tidak akan mampu menangani banyaknya pasien yang sakit. Dari itulah, mari sama-sama kita jaga kesehatan dan selalu disiplin menjalankan protokol kesehatan ketika beraktivitas sehari-hari,” pungkasnya. (ded)

Infografis Lembaga Penyalur LPG di Sumsel

Sosialisasi Penukaran Uang Peringatan Kemerdekaan 75 Republik Indonesia

Publisher : Awid Durrohman

Awid Durrohman

Lihat Juga

496 ASN dan Non ASN Pemkot Palembang Kantongi Id Card e- Money

Palembang, KoranSN Keseriusan Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang dalam penerapan gerakan uang non tunai, bukan isapan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.