Kasus Ibu Jual Bayi, Keberadaan Sang Anak Masih Belum Jelas



Ilustrasi. (foto-net)

Palembang, KoranSN

Masih ingat kasus Yanti (35), seorang ibu di Jalan Cianjur 3 No 172–B RT 02 RW 01 Kelurahan 5 Ilir Kecamatan IT II Palembang yang tegah menjual anaknya kandungnya sendiri kepada seseorang beberapa waktu lalu.

Kini kasus penjualan bayi berinisial ‘H’ (2) seharga Rp 12 juta tersebut masih dalam penyelidikan namun yang disayangkan keberadaan bayi itu masih samar alias belum ada kejelasan.

Keberadaan bayi sudah diketemukan atau belum masih belum tahu kejelasannya lantaran penjelasan Kasubag Humas Polresta Palembang, Iptu Syamsul dan Kanit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polresta Palembang, Ipda Henny Kristianingsih menuai perbedaan.

Dimana Iptu Syamsul beberapa hari lalu ketika dikonfirmasi mengaku, jika sang bayi sudah berhasil ditemukan pihak kepolisian.

“Ya, anak tersebut sudah ditemukan setelah dua bulan lamanya sempat tidak diketahui keberadaannya,” kata Iptu Syamsul.

Menurutnya, berdasarkan informasi dirinya tak mengetahui pasti lokasi keberadaan penemuan bayi tersebut. “Kalau ditemukannya dimana tim penyedik yang lebih tau. Yang jelas, setelah ditemukan, bayinya langsung dipulangkan ke pihak keluarga,” jelasnya.

Baca Juga :   Babak Baru Politisi Azis Syamsuddin

Sementara keterangan berbeda diproleh Suara Nusantara dari Kanit Reskrim PPA Polresta Palembang, Ipda Henny Kristianingsih mengenai hal tersebut.

Ketika berbincang santai didepan ruang pelayanan SKCK Mapolresta Palembang, Kamis petang (21/12/2017) Henny menuturkan, belum ada temuan oleh pihaknya terkait kasus bayi yang dijual oleh ibu kandungnya sendiri tersebut.

“Mana ada, setahu saya belum ada penemuan anak yang dijual ibunya itu. kita belum menemukan keberadaan anak itu,” ujar Henny saat mengobrolkan mengenai penemuan bayi yang dijual ibunya sendiri tersebut.

Dijelaskan Henny, pihaknya akan berkoordinasi lebih lanjut untuk menggali lagi terkait hal itu. “Nanti kita gali lagi. Dan akan kami beritahukan perkembangannya,” ucapnya singkat.

Sebelumnya, saat diamankan di unit PPA Polresta Palembang, Yanti menjelaskan, jika dirinya sama sekali tak berniat untuk menjual anak kandungnya tersebut.

Menurutnya, karena himpitan ekonomi ia kebingunan untuk keperluan makan sehari-hari. Ditengah kebingungannya itu, tetangganya yang bernama Sri lantas datang kerumahnya dan menawarkan jika ada orang kaya yang ingin mengadopsi balitanya tersebut.

Baca Juga :   LPSK Siap Lindungi Saksi yang Miliki Informasi Terkait Djoko Tjandra

“Kata Sri ini ada uang muka sebesar Rp 10 juta, jika kamu mau titipkan saja anak kamu dengan orang kaya itu, saya tak mengenal sama sekali orang kaya tersebut. Karena sama sekali tak punya uang, saya menitipkan anak saya dengan Sri dan mengambil uang yang diberikan Sri tersebut,” jelasnya.

Setelah itu lanjut ibu ini, ia bersama Sri lantas menemui orang kaya yang diduga akan membeli balitanya. Saat bertemu di lokasi kejadian yakni di Jalan Mangku Bumi Lorong Nangka RT 39 RW 08 Kelurahan 3 Ilir Kecamatan IT II Palembang dengan orang yang akan membeli balita itu, Yanti dan Sri lantas ditambahin uang sebesar Rp 2.200.000 untuk kelengkapan semua pembayaran dalam pembelian bayi itu. (den)



Publisher : Awid Durrohman

Lihat Juga

JPU: Setoran Rp 20 Miliar ke Rekening Andhi Pramono Tak Ada Identitas

Jakarta, KoranSN Jaksa Penuntut Umum Komisi Pemberantasan Korupsi (JPU KPK) mengungkapkan sebanyak Rp 20 miliar …

error: Content is protected !!