Kasus Pembunuhan Warga 30 Ilir, Keluarga Korban Berharap Pelaku Juga Tewas Saat di Dalam Penjara







Tampak tersangka saat memperagakan adegan membacok korban dengan Celurit. (Foto-Dedy/KoranSN)

Palembang, KoranSN

Rekonstruksi kasus pembunuhan korban Candra dengan menghadirkan tersangka Aryanto alias Yetok (28) di halaman Polsek IB II Palembang, Selasa (4/9/2018) berjalan lancar tanpa ada kericuan. Jalannya rekonstruksi juga disaksikan langsung oleh pihak keluarga korban.

Usai rekonstruksi, Yuli (43) kakak perempuan korban Candra mengatakan, jika pihak keluarga sudah ikhlas dengan kejadian yang telah menimpa korban. Selain itu, pihak keluarga menyerahkan kepada penegak hukum terkait hukuman pidana yang akan dijatuhkan kepada tersangka Yetok.

“Untuk hukuman tersangka, semuanya kami serahkan kepada aparat penegak hukum. Namun, kami berharap agar pelaku pembunuh adik saya ini nantinya juga tewas saat dia berada di dalam penjara,” ujarnya.

Baca Juga :   13 Saksi Diperiksa untuk Lengkapi Berkas Tiga Tersangka Dugaan Korupsi KONI Sumsel 2021

Menurutnya, tersangka yang masih tetangganya tersebut memang sering meresahkan masyarakat. Bahkan sebelum kejadian pembunuhan korban, diduga tersangka sering mencuri barang-barang milik warga.

“Tersangka ini juga sering minum-minuman keras, jadi tersangka ini sudah meresahkan masyarakat di sekitar tempat tinggal kami,” ujarnya.

Diungkapkannya, kasus pembunuhan korban memang terjadi sejak tahun 2011 lalu, namun pihak keluarga selalu mendatangi Polsek IB II setiap adanya pergantian Kapolsek.

“Ini kami lakukan agar kasus pembunuhan adik saya bisa terus diselidiki polisi sampai tersangkanya tertangkap. Bahkan sebelum tersangka tertangkap, kami pihak keluarga korban selalu mencari keberadaan tersangka, namun tersangka tidak kami temukan lantaran sudah kabur ke luar kota. Akan tetapi akhirnya tersangka berhasil ditangkap pihak kepolisian saat tersangka pulang ke rumah,” ujarnya.

Baca Juga :   KPK Harap Kasus Pemerasan Oleh Jaksa Ditangani Secara Objektif

Sementara Kapolsek IB II Palembang, Kompol Dwi Utomo mengatakan, tersangka Aryanto alias Yetok memang sudah 7 tahun menjadi buronan. Tersangka berhasil ditangkap oleh pihaknya saat tersangka pulang ke rumah pada malam takbiran Idul Adha, belum lama ini.

“Sedangkan terkait rekonstruksi kasus pembunuhan korban yang kami gelar bertujuan untuk melengkapi berkas perkara tersangka yang dalam waktu dekat akan dilimpahkan oleh pihaknya ke kejaksaan. Ada 17 adegan yang diperagakan dalam rekonstruksi ini. Kemudian terkait rekonstruksi dilakukan di halaman Polsek bukan di TKP, bertujuan untuk menghindari kejadian-kejadian yang tidak diinginkan, dan ini sudah disepakati oleh keluarga korban,” tandas Kapolsek. (ded)







Publisher : Apriandi

Lihat Juga

Gakkum KLHK dan Bakamla Gagalkan Penyelundupan Kayu Ilegal

Makassar, KoranSN Tim Penegakan Hukum (Gakkum) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Wilayah Sulawesi bersinergi …

error: Content is protected !!