Kasus Penembakan 3 Warga Prabumulih, Kapendam: Denpom Selidiki Senjata Api Serka KC

Pihak kepolisian saat mengevakuasi jenazah para korban. (Foto-Istimewa)

Palembang, KoranSN

Detasemen Polisi Militer (Denpom) Kodam II/Swj masih menyelidiki senjata api yang diduga digunakan oleh oknum anggota TNI Serka ‘KC’ untuk menembak kepala korban Denny Faizal (45), Zainal Imron (45) dan Luken (35) lalu bunuh diri menembak kepalanya sendiri.

Kapendam II Sriwijaya, Kolonel Inf Djohan Darmawan mengatakan, pihaknya telah menurunkan petugas Denpom ke Prabumulih untuk melakukan penyelidikan terkait senjata api yang diduga digunakan oleh Serka ‘KC’.

“Serka ‘KC’ ini diduga penembak tiga warga di Prabumulih. Jadi masih diduga, bahkan ‘KC’ melakukan percobaan bunuh diri dengan menembak kepalanya sendiri. Dari itu saat ini Denpom bersama Polres Prabumulih masih melakukan penyelidikan terkait senjata api Serka ‘KC’ ini,” ungkap Kapendam.

Masih dikatakan Kapendam, untuk Serka ‘KC’ sekitar pukul 04.00 WIB tadi telah meninggal dunia di rumah sakit setelah kritis atas luka tembak di bagian kepala.

“Walaupun Serka ‘KC’ telah meninggal dunia namun kami masih terus melakukan penyelidikan untuk mengusut tuntas kasus ini, termasuk menyelidik senjata api yang digunakan Serka KC untuk mengetahui apakah senjata itu organik atau senjata api rakitan. Namun, sejauh ini pada senjata api itu tidak ada nomornya, sebab kalau untuk senjata dinas kita ada nomornya. Dari itu kami masih menyelidikinya. Selain itu, kami juga masih melakukan penyelidikan untuk motifnya,” tandasnya.

Baca Juga :   Perampokan dan Pembunuhan Sadis Sofyan Driver Taksi Online Sudah Terencana

Sementara Kapolda Sumsel, Irjen Pol Zulkarnain Adinegara mengatakan, dalam kasus ini diduga pelaku penembak korban Denny Faizal, Zainal dan Luken yakni oknum anggota TNI Serka ‘KC’

“Usai menembak ketiga korban kemudian Serka ‘KC’ bunuh diri menembak kepalanya sendiri. Tapi usai menembak kepalanya, ‘KC’ dirawat di rumah sakit dengan kondisi kritis dan pagi tadi sekitar pukul 04.00 WIB ‘KC’ meninggal dunia,” ujarnya.

Diungkapkan Kapolda, adapun motif dalam kasus penembakan ini yakni hutang piutang.

“Motifnya karena hutang piutang. Dimana awalnya, Serka ‘KC’ bersama dua temannya yakni korban Zainal Imron dan Luken mendatangi rumah korban Denny Faisal untuk menagih hutang. Namun saat kejadian, mereka cek cok mulut hingga ‘KC’ diduga menembak Faisal dan dua temannya sendiri yakni Zainal Imron dan Luken. Nah, mengapa ‘KC’ sampai menembak dua temannya sendiri usai menembak Denny Faisal, itu masih diselidiki, tapi mungkin dia takut ketahuan karena menembak korban Denny Faisal, makanya usai menembak Denny Faisal kemudian ‘KC’ menembak kedua temannya itu,” jelasnya.

Baca Juga :   10 kali Beraksi di Malaysia, Spesialis Pecah Kaca Mobil Tertangkap di Puncak Sekuning

Lanjut Kapolda, sementara untuk senjata api yang digunakan Serka ‘KC’ masih dilakukan penyelidikan oleh petugas Denpom.

“Jadi dalam proses penyelidikan kasus ini kami lakukan secara terpadu bersama petugas Denpom,” tutup Kapolda.

Diberitakan sebelumnya, masyarakat Kota Prabumulih, Kamis (6/12/2018) pukul 13.00 WIB dihebohkan dengan kasus penembakan terhadap tiga korban di sebuah rumah yang berlokasi di Jalan Arui Kelurahan Gunung Ibul Barat.

Adapun ketiga korban yang tewas ditembak tersebut yakni; Denny Faisal yang merupakan pemilik rumah dan korban Zainal Imron dan Luken. Ketiga korban ini tewas dengan luka tembak di bagian kepala.

Sementara di lokasi lain, oknum anggota TNI, Serka ‘KC’ ditemukan menderita luka tembak di bagian kepalanya lantaran mencoba bunuh diri, lalu ‘KC’ dilarikan ke rumah sakit di Prabumulih dengan kondisi kritis. (ded)

Infografis Lembaga Penyalur LPG di Sumsel

Sosialisasi Penukaran Uang Peringatan Kemerdekaan 75 Republik Indonesia

Publisher : Apriandi

Avatar

Lihat Juga

KPK Tahan Dirut PT PAL Budiman Saleh

Jakarta, KoranSN Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menahan Direktur Utama PT PAL Indonesia (Persero), Budiman Saleh …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.