Kasus Perampokan Modus Pecah Kaca, Polisi Masih Buru 1 Pelaku Lagi

Kasat Reskrim saat tunjukan barang bukti uang hasil rampokan kedua tersangka. (foto-deni/koransn.com)

Palembang, KoranSN

Kasus perampokan modus gembos ban dan pecah kaca mobil yang merugikan korban hingga Rp 600 juta tersebut masih terus didalami polisi.

Setelah berhasil membekuk dua tersangka yakni; Murdini alias Emen (27), warga Jalan Ki Kemas Rindo Lorong Santai Kelurahan Ogan Baru Kecamatan Kertapati dan Muslim alias Lim (49), warga Jalan Ki Kemas Rindo Lorong Tanah abang RT 09 Kelurahan Kemang Agung Kertapati Palembang, kali ini aparat sat Reskrim Polresta Palembang masih memburu satu rekan tersangka lagi yang masih buron.

Kasat Reskrim Polresta Palembang, Kompol Yon Edi Winara mengaku, satu pelaku lagi yang masih buron masih dalam pengejaran.

“Anggota dilapangan masih memburu pelaku yang identitasnya sudah kita kantongi. Mudah-mudahan saja dalam waktu dekat ini pelaku tersebut bisa cepat kita tangkap,” katanya.

Kasus perampokan kedua tersangka yang sebelumnya sudah berhasil dibekuk bahkan dihadiahi timah panas tersebut terjadi, Selasa lalu (10/10/2017) sekitar pukul 16.30 WIB di depan salah satu minimarket di Jalan Dr M Isa Kelurahan Duku Kecamatan IT II Palembang dengan menyasar korban Syara Difa Agustina (30), seoarang penguasaha yang sedang mengambil uang di bank.

Baca Juga :   KPK Perpanjang Penahanan 11 Mantan Anggota DPRD Sumut

Saat kejadian korban yang tinggal di Komplek Poligon Kenten, Jalan Palembang VII RT 08 Kelurahan Kenten Kecamatan Talang Kelapa Kabupaten Banyuasin ini sedang mengambil uang di salah satu bank di kawasan Jalan Jenderal Sudirman Palembang sebanyak Rp 350 juta.

Setelah mengambil uang dari bank tersebut lalu uang itu dimasukan korban ke dalam tas yang terlebih dulu sudah ada uang sebesar Rp 250 juta. Lalu ditengah perjalanan pulang kerumah, mobil yang dikendarai korban pecah ban.

Korban lantas, berusaha mencari tempat tambal ban dan mobil ia berhentikan di halaman minimarket di lokasi Jalan Dr M Isa. Ketika korban turun dari mobil kemudian menyebrang jalan untuk mencari tukang tambal ban, tiba-tiba kedua tersangka datang memecahkan kaca mobil korban dan mengambil tas yang berisikan uang sebanyak Rp 600 juta.

Baca Juga :   Bandara dan Kantor Pos Dominasi Masuknya Barang Ilegal, Rugikan Negara Rp 1,2 Miliar

Atas kejadian itu, korban langsung melapor ke Polresta Palembang. Setelah menangkap kedua tersangka, polisi mengamankan barang bukti uang hasil rampokan senilai Rp 35 juta, diperkirakan sisa uang tersebut masih berada di tangan pelaku yang saat ini masih diburu. (den)

Infografis Lembaga Penyalur LPG di Sumsel

Sosialisasi Penukaran Uang Peringatan Kemerdekaan 75 Republik Indonesia

Publisher : Awid Durrohman

Awid Durrohman

Lihat Juga

Konstruksi Perkara Staf Khusus dan Sespri Edhy Prabowo

Jakarta, KoranSN Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjelaskan konstruksi perkara Staf Khusus Menteri Kelautan dan Perikanan …