Kasus Suspek PMK di Bangka Bertambah 118 Sapi





Tim kesehatan hewan Kabupaten Bangka melakukan pengawasan sapi untuk cegah virus PMK. (Foto-Antara)

Sungailiat, Bangka, KoranSN

Dinas Pangan dan Pertanian (Dispanpertan) Kabupaten Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), mencatat terjadi penambahan kasus suspek Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) sebanyak 118 sapi sehingga total kasus mencapai 610 sapi.

Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Dispanpertan Kabupaten Bangka Krisnaningsih di Sungailiat, Jumat (1/7/2022), mengatakan bertambahnya kasus PMK itu akibat penularan dari manusia ke sapi.

Baca Juga :   Presiden: Waspadai Kemungkinan ada Varian COVID-19 Lebih Menular

“Diketahui masyarakat sudah mulai membeli hewan kurban dari pedagang ke pedagang sapi yang lain atau berpindah kandang untuk mendapatkan sapi yang disesuaikan, pada saat bersamaan ada sapi yang terinfeksi PMK kemudian menular melalui manusia atau calon pembeli,” jelasnya.

Dengan pertambahan ratusan kasus PMK, kata dia, total kasus PMK terhitung sejak 26 April 2022 hingga sekarang mencapai 610 sapi, 465 sapi sembuh, 124 sapi masih dalam proses penyembuhan, tiga sapi mati, serta 18 sapi dimusnahkan atau potong paksa. HALAMAN SELANJUTNYA>>

Baca Juga :   Panduan Gaya Hidup Sehat dan Aktif untuk Anak Muda





Publisher : Apriandi

Lihat Juga

Kasus Positif COVID-19 Bertambah 4.425, Terbanyak di DKI

Jakarta, KoranSN Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19 melaporkan laju kasus harian terkonfirmasi positif COVID-19 di …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.