Kasus Tewasnya Erwin di Lubuklinggau Utara, Remaja Perempuan Jadi Umpan Untuk Rampas HP Korban



Tiga tersangka pembunuh Erwin usia rekonstruksi. (foto-dedy/koransn)

Lubuklinggau, KoranSN

Penyidik Satuan Reskrim Polres Lubuklinggau, Jumat (27/9/2019) menggelar rekontruksi kasus pembunuhan Erwin Kusuma Jaya (19) yang dibunuh tiga tersangka anak di bawah umur.

Rekontruksi dipimpin  KBO  Reskrim Polres Lubuklinggau Iptu Sudarno didampingi Kanit Pidkor Iptu Suroso dan di depan ruang unit Opsnal Satrekrim Polres Lubuklinggau.

Dalam adegan rekonstruksi terungkap usai ditusuk oleh salah satu tersangka, Erwin sempat berlari minta tolong sebelum tewas di pinggir jalan.

Kasus pembunuhan korban yang terjadi  di Simpang Jalan Kenanga I Kelurahan Ulak Surung, Kecamatan Lubuklinggau Utara II tersebut diawali dengan ketiga tersangka bertemu di gedung Pasar Satelit, Kelurahan Pasar Satelit untuk merencanakan aksi merampas handphone milik korban Erwin.

Baca Juga :   Seorang Pria Dari Palembang Ditemukan Tewas di Sumut

Untuk memuluskan rencana tersebut,  tersangka remaja perempuan yang masih di bawah umur  yang merupakan teman korban di media sosial Facebook menjadi umpananya.

Setelah dipancing tersangka untuk bertemu, korban pun akhirnya menemui tersangka perempuan tersebut, yang di sekitar lokasi juga ada dua tersangka anak laki-laki di bawah umur yang menunggu kedatangan korban.

Disaat korban bertemu dengan tersangka perempuan, dua tersangka lainnya mengawasi dari kejauhan hingga akhirnya kedua tersangka tersebut mendekati korban lalu mengancam korban agar memberikan handphone.

Ketika itulah, salah satu pelaku memukul korban Erwin hingga korban melakukan perlawanan yang mengakibatkan korban ditikam tersangka. Disaat ditusuk, korban Erwin berteriak sembari memegang perutnya lalu korban berlari dan terjatuh di pinggir jalan yang kemudian korban pun tewas. Melihat korban tewas, ketiga tersangka  berlari dari lokasi kejadian.

Baca Juga :   KPK Terus Dalami Penerimaan Suap Mantan Penyidik Stepanus Robin

Kapolres Lubuklinggau, AKBP Dwi Hartono melalui KBO Reksrim, Iptu Sudarno mengatakan, ada 25 adegan dalam rekontruksi tersebut yang pada intinya untuk melengkapi berkas perkara para tersangka.

“Ternyata setelah dilakukan rekonstruksi semunya sama dengan keterangan para pelaku,” ujarnya. (rif)

Publisher : Awid Durrohman

Lihat Juga

Propam Minta Kapolres Maksimalkan Pengawasan Anggota

Semarang, KoranSN Kepala Divisi Propam Polri Irjen Pol.Ferdy Sambo meminta para kapolres memaksimalkan pengawasan terhadap …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.