Kedapatan Membawa Badik Oknum Pelajar Diamankan



Ilustrasi. (foto-net)
Ilustrasi. (foto-net)

Palembang, KoranSN

Oknum pelajar SMA berinisial ‘AY’ (13) warga Jalan RW Mongosidi RT 01 RW 01 Kecamatan Kalidoni, Minggu (23/10/2016) diamankan polisi usai kedapatan membawa senjata tajam (sajam) jenis badik saat menonton pertandingan Sriwijaya FC Vs Persija Jakarta.

Kabag Ops Polresta Palembang, Kompol Andi Kumara mengatakan, oknum pelajar tersebut diamankan saat ia hendak menyaksikan laga Sriwijaya FC melawan Persija, di Stadion Jakabaring.

Ketika hendak masuk ke dalam Stadion Jakabaring, lewat pintu Tribun Timur, ia tertangkap tangan membawa badik oleh petugas yang berjaga. “Badik tersebut kita temukan di pinggang sebelah kirinya,” katanya.

Baca Juga :   Pegawai PLN Tewas Tergilas Truk

Dilanjutkannya, saat pemeriksaan oleh petugas yang bersangkutan ini sempat hendak kabur, namun dengan kesigapan petugas berhasil menangkap oknum pelajar tersebut dan membawanya ke Polresta Palembang guna mempertanggungjawabkan perbuatannya.

“‘AY’ mengakui jika badik itu benar miliknya. Dari pengakuannya badik itu ia bawa untuk menjaga dirinya dari serangan suporter lawan. Atas ulahnya, ‘AY’ akan dikenakan Undang-Undang Darurat, dengan ancaman penjara 5 tahun penjara,” ungkap Kabag Ops.

Sedangkan ditemui di ruang piket Sat Reskrim Polresta Palembang, ‘AY’ menjelaskan, jika ia sangat senang menonton pertandingan sepak bola. Jadi, untuk membentengi diri dari serangan lawan ia selalu membawa sajam untuk berjaga.

Baca Juga :   Berkas Perkara Eks Anggota BPK Rizal Djalil Dilimpahkan ke Pengadilan

“Saya bawa itu, karena saya takut diganggu orang. Apalagi kemarin ada suporter yang meninggal dunia diserang suporter lain,” ungkapnya.

Dilanjutkannya, badik yang dibawanya tak akan digunakan untuk melakukan aksi kejahatan melainkan untuk jaga diri saja. “Saya ini memiliki musuh, jadi saya bawa badik itu,” tandasnya. (den)

Publisher : Decky Canser

Lihat Juga

Jaksa KPK Bantah Juliari Hanya Berikan Usulan Pengadaan Bansos

Jakarta, KoranSN Jaksa penuntut umum (JPU) KPK membantah keterangan mantan Menteri Sosial Juliari Batubara yang …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.