Kedapatan Senpi, Pegawai Perusahaan Perkebunan Ditangkap







AKBP Yoga Baskara menunjukkan senjata api rakitan milik tersangka. (foto-dedy/koransn.com)

Palembang, KoranSN

Marsit (46), pegawai di salah satu perusahaan perkebunan di Musi Banyuasin (Muba) yang tinggal di mess pegawai di Desa Talang Leban Kecamatan Batang Hari Leko Muba ditangkap pihak kepolisian Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Sumsel lantaran kedapatan memiliki senjata api rakitan jenis revlover beserta 11 amunisi aktif.

Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Sumsel, AKBP Yoga Baskara mengatakan, tersangka ditangkap saat pihaknya sedang melakukan penyelidikan untuk mengungkap satu kasus tindak pidana di sekitaran tempat tinggal tersangka. Karena saat itu tampak gerak-gerik tersangka mencurigakan hingga polisi mendekati tersangka untuk melakukan penggeledahan.

“Namun saat didekati anggota, tersangka ini berlari masuk ke dalam mess yang berada di sekitaran lokasi, yang dijadikan tempat tinggalnya. Sehingga anggota curiga dan langsung melakukan pengejaran. Saat di dalam mess tersebut tersangka akhirnya berhasil diamankan,” ungkapnya, Rabu (7/11/2018).

Masih dikatakan Yoga, usai tersangka diamankan selanjutnya polisi melakukan penggeledahan di kamar tersangka. Saat itulah ditemukan senjata api beserta amunisi di dalam lemari.

“Dan ternyata senjata api tersebut merupakan milik tersangka. Dari pengakuannya senjata api itu milik temannya yang sudah lama dititipkan bahkan tersangka mengaku jika senjata api tersebut belum pernah diletuskan. Namun kami tidak langsung percaya begitu saja. Untuk itu saat ini kami masih melakukan pengembangan kasusunya,” tandasnya.

Lanjut Yoga, kini tersangka dan barang bukti telah diamankan di Mapolda Sumsel. Dalam kasus ini tersangka dijerat Pasal 1 ayat (1) Undang-Undang Darurat No.12 Tahun 1951.

Baca Juga :   Gunakan Ijazah Palsu, Oknum Kades Sugi Waras Masuk Bui

Sementara tersangka Marsit mengatakan, jika senjata api beserta amunisi yang diamankan polisi tersebut merupakan milik temannya yang sudah lama dititipkan kepadanya.

“Awalnya senjata api itu milik teman saya Rangga yang dititipkan kepada saya. Namun dua tahun yang lalu Rangga meninggal dunia karena dibunuh di caffe, dari itulah sampai saat ini senjata api tersebut berada di saya. Bahkan saya tidak pernah menggunakan senjata api itu, karena selama ini hanya saya simpan,” tutupnya. (ded)







Publisher : Awid Durrohman

Lihat Juga

Polda Sumsel Tunggu Hasil Penelitian Kelengkapan Berkas Empat Tersangka Dugaan Korupsi Jargas SP2J Palembang dari JPU

Palembang, KoranSN Polda Sumsel saat ini masih menunggu hasil penelitian kelengkapan berkas perkara empat tersangka …

error: Content is protected !!